Natuna

Camat Bunguran Timur Harap Pengelola Burung Walet dan Penyu di Pulau Senua Berkembang

NATUNA – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah badan hukum yang didirikan oleh desa dan/atau bersama desa-desa guna mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan/atau menyediakan jenis lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa, hal ini disampaikan oleh Pendamping Desa Kabupaten Natuna, Ahmad Syaukani pada acara melepas penyu dan burung Walet.

Selanjutnya, Camat Bunguran timur Kabupaten Natuna, Hamid Hasnan menjelaskan kedepannya BUMDES harus merambah ke setiap sektor kegiatan dari sektor wisatanya, pembangunan desa atau hallain, ucapnya. Saat memberikan sambutan pada kegiatan acara melepas bibit penyu dan burung walet di Pulau Senua, Selasa 13/09/2022.

Hamid, ketika uang kegiatan disenua ini jika ingin usaha itu maju dan berkembang pengelola wajib memungut biaya masuknya harus jika biasa diberi tarif 5 ribu untuk berikutnya bisa menaikkan tarifnya 10 ribu atau 15 ribu, dan penjualan produk seperti yang harganya harus sedikit tinggi karena Senua ini daerah wisata yang menyeberang dari lautan, sebut saja.

Pengelola Burung Walet dan Penyu di Pulau Senua Berkembang
Pengelola Burung Walet dan Penyu di Pulau Senua Berkembang

 

Untuk paket wisata Senua yaitu bagi pengunjung wisata yang ingin melepaskan anak penyu dan burung walet diberi tarif 100 ribu sampai 150ribu sekali lagi, jadi setiap akan ada pengunjung atau wisatawan pengelola menyiapkan penyu dan walet yang akan lepas.

Hamid juga berharap untuk menjaga walet maupun penyu untuk menjaga kelestariannya agar tidak punah mengapa, dipulau Senua ini merupakan salah satu tempat yang mudah untuk mendapatkan penyu di daerah lain. menjaganya ketika ingin memanen umur 5 – 6 bulan kira-kira sudah bisa terbang baru dipanen agar habitatnya tidak punah, tutupnya.

Kades Sepempang melalui Kasi Kesejahteraan, Ahmad Suhardi, mengharapkan BUMDES kedepannya menjadi sumber pendapatan asli daerah yang harus menghasilkan pendapatan dari desa BUMDES harus bisa bersinergi dengan APBDes tersebut dan untuk kegiatan selanjutnya berikutnya berkelanjutan untuk tahap berikutnya.

Ketua BPD Sepempang, Pardi berharap kedepan kegiatan seperti ini dilakuan berkelanjutan minimal pada setiap tahun, kemudian pada masa panen ketiga harus ada bibit burung walet agar tidak punah, itu terus dilaksanakan dan kegiatannya agar masyarakat tau bahwa pengelolaan walet di Senua itu masih ada masih ada kembangkan , ujarnya.

Turut Hadir Camat Kecamatan Bunguran Timur Hamid Asnan, Kades Sepempang yang diwakili Kasi Kesejahteraan Ahmad Suhardi, Pendamping Desa Kabupaten Natuna Ahmad Syaukani, Ketua BPD dan Anggota, Dirut Bumdes Sepempang Maryadi, Karang Taruna Sepempang, Ketua RT dan RW se Desa Sepempang.

Kegiatan diakhiri dengan melepaskan 30 ekor burung walet dan 20 ekor anak penyu yang diblepas oleh Camat Bunguran Timur, Pendamping Desa, Kades, Ketua BPD, Dirut Bumdes dan Karang Taruna.

(Mhd.Amin)

Tags
Show More
Kepriwebsite Kepriwebsite

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close