Tanjungpinang

Menanam Harapan di Dompak: Langkah Strategis UMRAH Wariskan Kampus Sejuk Bagi Generasi Depan!

TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) berpartisipasi dalam aksi penanaman pohon massal pada Senin (8/6/2026). Aksi yang dipusatkan di Kampus UMRAH Dompak ini merupakan bagian dari gerakan serentak Perguruan Tinggi Negeri yang tergabung dalam BKS PTN-Barat, sekaligus wujud nyata implementasi Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup Nomor 09 Tahun 2026.

Acara diawali dengan seremonial di Galeri Tamadun Maritim, Gedung Gurindam-Ismeth Abdullah, yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan UMRAH, Dr. Tengku Said Raza’i, S.Pi., M.P., mewakili Rektor.

Dalam sambutannya, Tengku Said mengajak seluruh pihak untuk mengubah diskusi isu lingkungan menjadi aksi konkret yang dimulai dari kesadaran individu.

“Saat ini kita banyak berbicara tentang lingkungan. Namun, langkah konkret dalam pelaksanaannya masih perlu ditingkatkan. Solusinya adalah memulai dari diri sendiri untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. Kita harus menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan sebagai sesama makhluk hidup. Semoga UMRAH dapat menjadi pilot project dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup,” ujarnya.

Kepala LPPM UMRAH, Wahyudin, S.Pi., M.Si., Ph.D., menjelaskan bahwa aksi ini mengusung tema global “Inspired by Nature, For Climate, For Our Future”. Semangat tersebut diterjemahkan melalui solusi berbasis alam yang dikoordinasikan oleh Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Maritim dan Resiliensi Kepulauan (CMEAR) bersama Pusat Penelitian SDG’s UMRAH.

Wahyudin menambahkan, penanaman pohon di kawasan pesisir Dompak merupakan langkah strategis untuk membangun benteng alami yang mampu menyerap emisi karbon, mencegah abrasi, serta memperkuat ketahanan ekosistem kepulauan terhadap dampak perubahan iklim.

“Melalui penghijauan ini, kita tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan bagi keberlanjutan lingkungan dan masa depan generasi mendatang. Saya yakin 20 tahun mendatang kampus UMRAH ini akan menjadi sejuk,” ungkap Wahyudin.

Dalam aksi penghijauan ini, UMRAH menanam ratusan pohon berkat kolaborasi dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sei Jang Duriangkang yang menyumbangkan hampir 1.000 bibit tanaman. Berikut adalah rinciannya: 50 pohon pinang (sebagai simbol kearifan lokal), 25 pohon buah-buahan dan 200 bibit pohon konservasi. Tanaman produktif & pelindung dari BPDAS: Mangga, alpukat, durian, mahoni, ketapang, dan tabebuya.

Gerakan bertajuk #NowForClimate ini melibatkan berbagai elemen penting, mulai dari jajaran Pimpinan Universitas dan Fakultas, dosen serta mahasiswa dari Prodi Manajemen Sumberdaya Perairan (FIKP) dan Prodi Biologi (FKIP), alumni Magister Ilmu Lingkungan (MIL), hingga instansi pemerintah daerah dan vertikal.

Melalui aksi kolaboratif ini, UMRAH berharap dapat menginspirasi masyarakat luas untuk menjaga kelestarian alam demi mewariskan lingkungan yang sehat bagi generasi masa depan.

Tags
Show More
Kepriwebsite

Leave a Reply

Close