
KampusTanjungpinang
Gelar Pembekalan KKN, Rektor UMRAH: “Tugas Kalian Bukan Sekadar KKN, tapi Membangun Peradaban”
TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) secara resmi menggelar Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang II Tahun 2026 di Auditorium Kampus UMRAH Dompak, Kamis (16/7). Agenda strategis ini dirancang sebagai lokomotif awal untuk mempersiapkan mental, karakter, intelektualitas, serta etika mahasiswa sebelum diterjunkan langsung sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Giat pembekalan ini dibuka langsung oleh Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA. Turut hadir mendampingi jajaran rektorat mutakhir, di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan, Dr. Tengku Said Raza’i, S.Pi., M.P., serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Suryadi, S.P., S.H., M.H. Pelaksanaan teknis pengabdian ini dikomandoi oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMRAH, Wahyudin, S.Pi., M.Si., Ph.D., bersama Tim Pusat KKN UMRAH yang dikoordinatori oleh Benny Manullang, S.Pi., M.Si.
Dalam laporannya, Kepala LPPM UMRAH, Wahyudin, Ph.D., menjelaskan bahwa pembekalan ini merupakan fase krusial guna memberikan pemahaman komprehensif mengenai tata kelola lapangan, mitigasi kendala, hingga penguatan etika bermasyarakat. “Kami ingin mahasiswa memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang matang agar program kerja yang dicanangkan nanti berjalan optimal dan memberikan output manfaat yang nyata bagi warga,” jelas Wahyudin.
Saat memberikan pengarahan utama, Rektor UMRAH Prof. Agung Dhamar Syakti membakar semangat para mahasiswa dengan menegaskan bahwa KKN bukanlah sekadar pemenuhan SKS akademik formal, melainkan momentum sakral mengaktualisasikan ilmu untuk mengurai problematika sosial.
“Jadilah mahasiswa yang berdampak! Di lokasi KKN nanti, kalian akan berhadapan langsung dengan realita dan dinamika permasalahan masyarakat. Pahami dan hayati visi-misi kampus, lalu konversikan menjadi solusi nyata. Tugas kalian adalah membangun peradaban, maka jadilah pribadi yang cemerlang. Saya titip pesan mendalam: jaga sikap, perilaku, adab, dan etika kalian selama membaur dengan masyarakat,” tegas Prof. Agung.
Rektor juga menggarisbawahi bahwa indikator kesuksesan KKN tidak dinilai dari selesainya laporan di atas kertas, melainkan dari kedekatan emosional dan dampak positif berkelanjutan (sustainable impact) yang ditinggalkan mahasiswa di wilayah pengabdian.
Guna memastikan mahasiswa siap tempur di lapangan, LPPM UMRAH menghadirkan kurikulum pembekalan yang sangat komprehensif dengan melibatkan pemateri eksternal lintas sektoral:
- Pemetaan Potensi & Tantangan Daerah: Menghadirkan perwakilan strategis dari Pemerintah Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, dan Pemerintah Kota Batam untuk membedah kebutuhan riil wilayah penempatan.
- Kamtibmas & Keamanan Lapangan: Pembekalan khusus dari Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau mengenai aspek keamanan, ketertiban, serta mitigasi risiko sosial.
- Kesehatan Mental & Adaptasi Psikologis: Dibedah oleh psikolog Rosa Septyana, M.Psi., untuk memperkuat resiliensi mental dan kecerdasan emosional mahasiswa saat berinteraksi dengan kultural masyarakat setempat.
- Proteksi Jaminan Keselamatan: Pemaparan skema perlindungan jaminan sosial dan asuransi selama masa pengabdian oleh BPJS Ketenagakerjaan dan Bumida.
- Akselerasi Teknologi Informasi: Pembekalan teknis dari Tim Pusat KKN UMRAH mengenai pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung visualisasi dan efektivitas program kerja.
Melalui kematangan persiapan ini, UMRAH optimistis seluruh peserta KKN Gelombang II Tahun 2026 mampu bertindak sebagai duta kampus yang andal. Kehadiran mereka di pelosok daerah diharapkan mampu mengantarkan solusi inovatif dan kolaboratif, sekaligus mengejawantahkan semangat besar universitas: “Maritime Civic Civilization University” perguruan tinggi yang melahirkan peradaban maritim yang humanis dan berdampak nyata bagi bangsa.







