
KampusTanjungpinang
Satu Bumi, Seribu Pohon: Langkah Nyata UMRAH Jaga Napas Pesisir Dompak!
TANJUNGPINANG – Krisis iklim global bukan lagi sekadar ancaman masa depan, melainkan realitas yang menuntut aksi kolektif segera. Meresepon tantangan tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) mengambil langkah nyata dengan menginisiasi aksi penanaman pohon massal di kawasan pesisir Kampus Dompak pada Senin, 8 Juni 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak Forum LPPM Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS PTN Barat) sekaligus sebagai implementasi Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup No. 09 Tahun 2026 terkait Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Mengusung semangat global “Inspired by Nature, For Climate, For Our Future”, UMRAH menerjemahkan instruksi kementerian tersebut melalui pendekatan Nature-based Solutions atau solusi berbasis alam. Aksi ini dikomandoi langsung oleh Pusat Penelitian (Puslit) Lingkungan Hidup Maritim dan Resiliensi Kepulauan (CMEAR) bersama Puslit SDGs UMRAH.
Dalam kegiatan tersebut, bakal ditanam 50 pohon pinang sebagai ikon kearifan lokal, 25 pohon buah-buahan, serta 200 bibit pohon konservasi lainnya. Upaya penghijauan ini mendapatkan dukungan penuh dari BPDAS Sei Jang Duriangkang yang menyumbangkan hampir 1.000 bibit pohon, mencakup jenis tanaman produktif seperti mangga, alpukat, durian, serta tanaman pelindung seperti mahoni, ketapang, dan tabebuya yang sangat krusial bagi ekosistem pesisir.
Kepala LPPM UMRAH, Wahyudin, S.Pi, M.Sc, PhD, didampingi Sekretaris LPPM, Dios Sarkity, S.Pd, M.Pd, menegaskan bahwa Surat Edaran KLH tahun ini adalah pengingat bagi dunia akademik untuk tidak sekadar berteori di ruang kelas.
Menurut Wahyudin, topik Inspired by Nature memberikan pesan mendalam bahwa alam memiliki mekanisme pemulihan yang hebat jika manusia bersedia memberi ruang. Dengan melakukan penanaman di pesisir Dompak, kampus sedang membangun benteng alamiah untuk menyerap emisi karbon, mencegah abrasi, dan meningkatkan resiliensi ekosistem kepulauan terhadap cuaca ekstrem yang semakin tidak menentu.
Komitmen UMRAH terhadap kelestarian lingkungan juga menjadi bagian dari visi strategis jangka panjang, termasuk dalam pengembangan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) di Pulau Dompak. Pihak universitas menyampaikan apresiasi mendalam kepada BPKHTL Wilayah XII Sumatera atas koordinasi dalam pengembangan kawasan tersebut, serta kepada BPDAS Sei Jang Duriangkang atas kontribusi bibit yang menjadi modal utama penghijauan ini.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Puslit Lingkungan Hidup Maritim dan Resiliensi Kepulauan, Dr. Diana Azizah, S.Pi, M.Si, bersama Koordinator Puslit SDGs UMRAH, Indah Kartika, S.Pi, M.Si, menambahkan bahwa setiap pohon yang ditanam adalah investasi terukur bagi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin aksi iklim dan pelestarian ekosistem daratan.
Kegiatan yang dijadwalkan mulai pukul 07.30 WIB ini akan melibatkan lintas elemen, mulai dari pimpinan universitas, sivitas akademika prodi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) FIKP, prodi Biologi FKIP, alumni Magister Ilmu Lingkungan (MIL), hingga instansi pemerintah daerah. Melalui aksi yang didokumentasikan dengan semangat #NowForClimate ini, UMRAH berharap dapat memantik kesadaran masyarakat luas untuk terus merawat bumi, memastikan bahwa apa yang dimulai hari ini akan menjadi warisan hijau bagi generasi masa depan.






