Pendidikan

BGP Kepri Jadi Narasumber Bimtek dan Penguatan Pembelajaran Dengan Paradigma Baru

BATAM – Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Kepulauan Riau menjadi narasumber Bimtek dan Penguatan Pembelajaran Dengan Paradigma Baru ke Pemda, Jumat (01 s.d 03 September 2022) di Harris Hotel Batam Center.

Bimtek dan Penguatan Pembelajaran dengan paradigma Baru ke Pemda tersebut digelar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Riau.

Penaggungjawab Program Guru Penggerak (PGP) BGP Provinsi Kepulauan Riau, Maryana Yunani, S.Pd, MM hadir sebagai narasumber dalam Bimtek tersebut.

Penaggungjawab Program Guru Penggerak (PGP) BGP Provinsi Kepulauan Riau, Maryana Yunani, S.Pd, MM
Penaggungjawab Program Guru Penggerak (PGP) BGP Provinsi Kepulauan Riau, Maryana Yunani, S.Pd, MM

 

Dalam pemeparannya terkait Strategi Implementasi Merdeka Belajar melalui Pembelajaran Paradigma Baru dan Peran Pendidik, Maryana Yunani, S.Pd, MM mengatakan ada sembilan tantangan pemajuan pendidikan.

“Belajar menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan, Sistem terbuka, Guru sebagai fasilitator, Pedagogi berbasis kompetensi individu. berpusat pada siswa, Pembelajaran yang memanfaatkan teknologi, Program-program relevan dengan industri dan Bebas berinovasi serta Sebagai agen perubahan,” ujarnya

Maryana Yunani, S.Pd, MM juga mengatakan bahwa cara untuk menyiapkannya yakni mulai dari hal kecil seperti berani memulai untuk melihat lingkungan sekitar serta bermanfaatlah untuk lingkungan sekitar.

Selain itu, bantu dan majukan orang-orang yang membutuhkan bantuan, dan dukung setiap anak supaya percaya diri dengan apa yang ia punya, serta beri ruang dan jam terbang kepada anak.

“Pembelajaran paradigma baru memastikan praktik pembelajaran yang berpusat pada peserta didik,” ujarnya

Dengan paradigma baru ini, pembelajaran merupakan satu siklus yang berawal dari pemetaan standar kompetensi, perencanaan proses pembelajaran, dan pelaksanaan asesmen untuk memperbaiki pembelajaran sehingga peserta didik dapat mencapai kompetensi yang diharapkan.

“Pembelajaran paradigma baru memberikan keleluasaan bagi pendidik untuk merumuskan rancangan pembelajaran dan asesmen sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik,” ujarnya

Pada pembelajaran paradigma baru, profil pelajar pencasila berperan menjadi penuntun arah yang memandu segala kebijakan dan pembaharuan dalam system pendidikan Indonesia, termasuk pembelajaran dan asesmen.

Tags
Show More
Kepriwebsite Kepriwebsite

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close