Pendidikan

Kepala Balai Guru Penggerak Memotivasi Peserta Lokakarya Orientasi Program Guru Penggerak

TANJUNGPINANG – Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah mengadakan kegiatan Lokakarya Orientasi Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 5 di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (22/5) diikuti 58 (lima puluh delapan) peserta. Peserta terdiri dari Calon Guru Penggerak, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kota dan Balai Guru Penggerak.

Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Kepulauan Riau, Imam Edhi Priyanto, menjelaskan bahwa tujuan Lokakarya Orientasi Program Pendidikan Guru Penggerak Anggakatan 5 adalah Calon Guru Penggerak (CGP) mengenalkan ekosistem belajar di program guru penggerak.

Kepala Balai Guru Penggerak Memotivasi Peserta Lokakarya Orientasi Program Guru Penggerak
Kepala Balai Guru Penggerak Memotivasi Peserta Lokakarya Orientasi Program Guru Penggerak

“Calon Guru Penggerak (CGP) agar bisa memahami program Pendidikan Guru Penggerak termasuk alur, peran tim pendukung, kompetensi lulusan. Calon Guru Penggerak (CGP) mengidentifikasi posisi diri pada Kompetensi Guru Penggerak,” jelas Imam.

Ia juga menambahkan Calon Guru Penggerak (CGP) harus dapat membuat rencana pengembangan kompetensi diri Guru Penggerak, berikut dukungan yang diperlukan, dan tantangan yang mungkin terjadi. Calon Guru Penggerak (CGP) supaya memahami pentingnya membuat portofolio, tahapan dan contoh portofolio sebagai bagian dari pengembangan kompetensi.

Program Guru Penggerak (PGP) merupakan kegiatan pengembangan profesi melalui pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada kepemimpinan pembelajaran agar mampu mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik. Program Calon Guru Penggerak (CGP) bertujuan memberikan bekal kemampuan kepemimpinan pembelajaran dan pedagogik kepada guru sehingga mampu menggerakkan komunitas belajar, baik di dalam maupun di luar satuan pendidikan serta berpotensi menjadi pemimpin pendidikan yang dapat mewujudkan rasa nyaman dan kebahagiaan peserta didik ketika berada di lingkungan satuan pendidikannya masing-masing.(Hos)

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Close