KampusPendidikan

Pentingnya Etika Dalam Upaya Kinerja Pemerintah

Etika pemerintahan adalah sebuah ajaran yang bertujuan untuk membantu seseorang bagaimana cara berperilaku yang baik dan benar, sesuai dengan nilai-nilai keutamaan yang berhubungan dengan hakikat manusia. Sumaryadi (2010) menyatakan bahwa etika pemerintahan mengacu pada kode etik profesional khusus bagi mereka yang bekerja bagi pemerintahan. Di dalam etika pemerintahan juga melibatkan aturan dan pedoman mengenai panduan bagaimana ccara bersikap dan berperilaku untuk kelompok yang mencakup di dalam lembaga pemerintahan, bahkan termasuk para pemimpin terpilih seperti presiden dan kabinet menteri.

Etika sering disamakan artinya dengan moral. Akan tetapi pada prinsipnya moral dan etika berbeda secara perspektif dan esensi pengertiannya. Nugroho (2000) menyatakan bahwa moral adalah ajaran tentang perilaku yang baik dan buruk, sedangkan etika adalah cabang filsafat yang secara teoretik menyoroti, menganalisis dan mengevaluasi ajaran-ajaran tersebut, tanpa mengajukan sendiri suatu ajaran tentang mana perilaku yang baik dan mana perilaku yang buruk.

Pemerintah dapat dijadikan sebuah pondasi dan potensi awal dalam sejarah kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemerintah sebagai sebuah organisasi yang membuat dan menjalankan aturan dan hukum yang ada, dengan hal itu pemerintah akan disebut sebagai sebuah lembaga yang mempunyai tujuan untuk mencapai tujuan dari negaranya sendiri, sehingga degan adanya pemerintahan maka sebuah negara akan menjadi terarah dan bahkan terampil untuk mencapai tujuan dan kesejahteraan bagi sebuah negara.upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, sepertinya etika pemerintahan merupakan salah satu jawabannya.

Dalam kaitannya dijelaskan bahwa pembangunan aparatur pemerintah diarahkan pada peningkatan kualitas, efisiensi, dan efektivitas seluruh tatanan penyelenggaraan pemerintah termasuk peningkatan kemampuan, disiplin, pengabdian, keteladanan, dan kesejahteraan.

Mengingat bahwa tugas dari seorang aparatur pemerintah adalah mengabdi kepada masyarakat, sehingga dalam melayani kepentingan umum aparatur pemerintah hendaklah menjalankan tugas dengan peran abdi, bukan malah berperilaku sebaliknya dengan mencari keuntungan bahkan ironisnya lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan.

Adapun beberapa permasalahan etika yang terjadi antara lain, aparat dinilai belum maksimal dalam menunujukan sikap ramah, sopan, dan santun pada pengguna jasa pelayanan. Hal tersebut ditunjukkan saat memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan aparat tersebut sambil bermain handphone.upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, sepertinya etika pemerintahan merupakan salah satu jawabannya.

Dalam kaitannya dijelaskan bahwa pembangunan aparatur pemerintah diarahkan pada peningkatan kualitas, efisiensi, dan efektivitas seluruh tatanan penyelenggaraan pemerintah termasuk peningkatan kemampuan, disiplin, pengabdian, keteladanan, dan kesejahteraan. Mengingat bahwa tugas dari seorang aparatur pemerintah adalah mengabdi kepada masyarakat, sehingga dalam melayani kepentingan umum aparatur pemerintah hendaklah menjalankan tugas dengan peran abdi, bukan malah berperilaku sebaliknya dengan mencari keuntungan bahkan ironisnya lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan.

Adapun beberapa permasalahan etika yang terjadi antara lain, aparat dinilai belum maksimal dalam menunujukan sikap ramah, sopan, dan santun pada pengguna jasa pelayanan. Hal tersebut ditunjukkan saat memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan aparat tersebut sambil bermain handphone.

Dan hal yang demikian dirasa kurang beretika, selain itu masih terdapatnya pegawai yang tidak berada pada tempat kerjanya atau mejanya kosong di saat pengguna jasa membutuhkan pelayanan. Dan berdasarkan uraian permasalahan tersebut, sehingga penulis berpendapat bahwa betapa pentingnya sebuah etika dalam peningkatan mutu kerja aparat pemerintah. Secara umum nilai-nilai suatu etika pemerintahan yang perlu dijadikan pedoman dan perlu dipraktekkan secara operasional antara lain: bahwa aparat wajib mengabdi kepada kepentingan umum. Aparat adalah motor penggerak head dan heart bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Aparat harus berdiri di tengah-tengah, bersikap terbuka dan tidak memihak (mediator), harus jujur, bersih, berwibawa, dan aparat harus bersifat diskresif, bisa membedakan mana yang rahasia dan tidak rahasia, mana yang penting dan tidak penting, dan juga aparat harus selalu bijaksana dan berperan sebagai pengayom bagi masyarakat.

Dengan kata lain, suatu nilai etika harus menjadi acuan dan pedoman bertindak yang membawa akibat dan pengaruh secara moral. Etika merupakan kesediaan jiwa akan kesusilaan dan norma, aturan yang mengatur perilaku seseorang dalam bertindak memainkan perannya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Penulis

[ Lussiya Prastiyaning Sri Mahanani ]
Mahasiswa Stisipol Raja Haji Tanjungpinang

Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close