KarimunSekolah

Perkuat Karakter Santri Baru, MTSs Al-Hidayah Boarding School Moro Usung Budaya Kekeluargaan dan Kaderisasi Da’i

MORO – Memasuki tahun ajaran baru, Al-Hidayah Islamic Boarding School Moro (MTsS Al-Hidayah Kecamatan Moro) resmi meluncurkan program penguatan karakter dan ukhuwah bagi santri/santriwati baru Kelas VII. Kegiatan ini dirancang untuk mempercepat adaptasi para santri di lingkungan pesantren melalui pendekatan kekeluargaan dan kedisiplinan beradab.

Di bawah naungan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Kepulauan Riau dan koordinasi Kemenag Kabupaten Karimun, pesantren ini menerapkan kurikulum terpadu yang memadukan pendidikan formal tingkat MTs dengan pembinaan asrama (boarding system). Kampanye pembelajaran tahun ini menegaskan tagline “Menjadi Da’i/Da’iyah Sejak Remaja, #Mulia_Beradab”.

Ketua DDII Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Suryadi, S.P., SH., M.H. menegaskan bahwa penguatan lembaga pendidikan di wilayah pesisir Karimun seperti Moro merupakan langkah strategis dakwah di Kepri.

“Kehadiran MTsS Al-Hidayah Bording School Moro adalah benteng moral bagi generasi muda pesisir. Kami di Dewan Da’wah Kepri memastikan kurikulum yang diterapkan tidak hanya berfokus pada hafalan dan akademik, tetapi pada pembentukan adab sehari-hari. Santri kelas VII ini disiapkan sejak hari pertama untuk memiliki jiwa kepemimpinan dan mental da’i yang santun, sehingga saat lulus nanti mereka siap menjadi teladan di masyarakat,” tegas Dr. Suryadi.

Pengasuh Al Hidayah Boarding School Moro, Zulhari Ramadhan, S.Sos., M.Pd, menjelaskan langkah konkret yang dilakukan pihak pengasuhan dalam mendampingi para santri baru agar betah dan produktif di asrama.

“Mengubah kebiasaan anak usia remaja dari rumah ke kehidupan asrama tentu butuh pendekatan khusus. Karena itu, kami menerapkan sistem pendampingan sebaya dan pola asuh berbasis kekeluargaan. Tagline ‘Datang sebagai teman, tumbuh menjadi keluarga’ kami terapkan dalam kegiatan harian, mulai dari shalat berjamaah, makan bersama, hingga belajar kelompok. Target kami jelas: santri tidak hanya kerasan, tetapi juga disiplin ibadah dan memiliki sopan santun yang tinggi,” jelas Zulhari

Poin Utama Pembinaan Santri di MTsS Al-Hidayah Moro:

  •  Penguatan Adab & Akhlak: Pembiasaan adab harian kepada guru, sesama santri, dan masyarakat sekitar.
  •  Kaderisasi Da’i Remaja: Pelatihan publik speaking (muhadharah), seni baca Al-Qur’an, dan bimbingan ibadah praktis.
  • Lingkungan Asilasi Inklusif: Pendampingan wali asrama 24 jam untuk memastikan kesehatan, keamanan, dan kenyamanan belajar santri.
Tags
Show More
Kepriwebsite

Leave a Reply

Close