Batam

REFLEKSI KEPEMIMPINAN KAHMI BATAM MENJELANG MUSDA

Menjelang Musyawarah Daerah (MUSDA) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Batam tahun 2026, berbagai rencana kegiatan telah disiapkan oleh pengurus MD KAHMI Batam, yang mengawali dengan rapat pembentukan SC dan OC yang akan mempersiapkan segala sesuatu untuk rangkaian kegiatan MILAD 60 tahun KAHMI dan MUSDA MD KAHMI Batam dalam waktu dekat ini.

Dalam masa persiapan SC (Tim Pengarah) dan OC (Panitia Pelaksana Teknis) secara teknis telah menyusun beberapa rencana kegiatan. Pertama akan dilaksanakan KFJS (KAHMI FOREVER JALAN SEHAT) bersama dengan masyarakat Batu Aji, Sagulung, Sei Beduk dan dari mana saja, yang akan dilaksanakan di Alun-alun SP Plaza Sagulung-Batu Aji. Pada hari Ahad, 13 September 2026. Mulai persiapan dari jam 06.30 WIB sampai selesai diperkirakan jam 11.00 WIB. Berbagai agenda sudah dipersiapkan. Mulai dari pelepasan peserta KFJS 60 Tahun KAHMI oleh Ketua Umum Dr. H. Amsakar Ahmad, S.Sos., M.Si. Mengelilingi Alun-alun SP Plaza Sagulung-Batu Aji. Kemudian finish akan ada kegiatan hiburan, penarikan doorprize. Ada hadiah utama berupa SEPEDA MOTOR. Diawali dari laporan dari Koordinator Kegiatan KFJS KAHMI oleh Mas Slamet Munawar, sehari-hari sebagai Kepala SMA 27 yang juga PLT Kepala SMK 12 Batam. Kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Umum MD KAHMI Batam, Dr. H. Amsakar Ahmad, S.Sos., M.Si., sebagai Walikota Batam Ex Officio Kepala BP Batam saat ini.

Selanjutnya Akhirman, selaku Ketua SC pada kegiatan MUSDA KAHMI menyampaikan bahwa KFJS ini merupakan kegiatan tradisi KAHMI pada setiap Milad (berdirinya KAHMI), tepat pada tanggal 17 September 2026 nanti KAHMI genap berusia 60 tahun. Dan pada tanggal 18–19 September 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan Dialog Nasional dan Rangkaian MUSDA tahun 2026 ini bertempat di Swissbel Hotel Harbour Bay-Batu Ampar-Batam.

Adapun yang akan menjadi pembicara pada Dialog Nasional ada tiga orang pembicara, selain dari Dr. H. Amsakar Ahmad, S.Sos., M.Si. yang akan mengawali dengan keynote speech, akan dilanjutkan oleh Dr. H. M. Rifqinizamy Karsayuda, S.H., M.H. (Ketua Komisi II DPR RI), H. Nuzran Joher, S.Ag., M.Si. (Ketua Ombudsman RI), dan Pengamat Ekonomi Batam Bung Dr. Suyono Saputro, S.E., M.Si. (Anggota Dewan Pakar MD KAHMI Batam, Dosen Univ Internasional Batam). Sebelumnya Musda akan dibuka terlebih dahulu oleh Dr. H. Suryadi, S.P., S.H., M.H. Ketua Umum Wilayah Provinsi Kepulauan Riau, demikian disampaikan oleh Akhirman (Ketua SC MUSDA VI) KAHMI Batam tahun 2026.

Ketua SC sudah meminta kepada panitia secara teknis agar benar-benar mempersiapkan tiga kegiatan penting baik dalam rangka Milad 60 KAHMI, Dialog Nasional maupun Persiapan Musda nantinya. Karena untuk kegiatan KFJS di SP Plaza akan ramai karena mengikutsertakan masyarakat, selain persiapan pengamanan, juga persiapan medis untuk kesehatan peserta KFJS. Kemudian persiapan fasilitas Musda di Swissbel Hotel-Batu Ampar-Batam yang akan berlangsung pada tanggal 18–19 September 2026. Persiapan panitia sudah mendekati 90 persen, yang dikoordinir oleh Ketua Panitianya Mulyadi, SH., yang sehari-hari di Ombudsman Kepri.

MUSDA tahun ini sepertinya sangat menarik perhatian para alumni HMI yang ada di Batam, selain dari kegiatan menjelang Musda, juga perhatian dan perbincangan hangat di kalangan alumni HMI terkait kepemimpinan KAHMI Batam ke depan.

Pasang surutnya kegiatan KAHMI di Batam dari masa ke masa tidak dapat dipisahkan dari kepemimpinan dan model kepemimpinan pada periodenya. KAHMI di tingkat pusat dengan kepemimpinan Presidium untuk 5 tahun, setiap tahun dipimpin oleh satu orang Koorpes (Koordinator Presidium). Sebahagian daerah-daerah di Wilayah-Provinsi, kepemimpinan KAHMI-nya ada yang Presidium ada juga yang Presidensiil, semuanya itu diatur dalam AD/ART KAHMI tentang Struktur Kepengurusan Majelis Daerah. Pasal 18, ayat (4), huruf b, menyatakan: “Majelis Daerah dipimpin oleh Ketua Umum atau Presidium Majelis Daerah yang dipilih dalam Musyawarah Daerah KAHMI.”

KAHMI Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Ahmad masa bakti 2021–2026, selaku Ketua Umum, telah berhasil merealisasikan berbagai programnya. Antara lain adanya kegiatan Nasional yang belum pernah ada sebelumnya di Batam. Kegiatan ini merupakan salah satu rekomendasi MUSDA tahun 2021 yang lalu. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Akhirman, salah satu Ketua MD KAHMI 2021–2026 Batam yang membidangi Divisi Pembinaan, Pengembangan dan Pemberdayaan Organisasi.

Akhirman menjelaskan bahwa KAHMI Batam mampu mengelola dua event penting dari Majelis Nasional KAHMI, yaitu Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) IV KAHMI pada 25–27 Februari 2022, dan Rapat Koordinasi Wilayah Sumatera yang dilaksanakan pada bulan September 2025. Artinya di tengah kesibukannya, Amsakar Ahmad selaku Ketua Umum MD KAHMI Batam tetap bisa membagi waktu antara pekerjaan sebagai Walikota Batam, Ex Officio Kepala BP Batam, menyelesaikan Studi S3, Kepala Keluarga dan menahkodai organisasi MD KAHMI Batam.

Semangat ke-Indonesia, Ke-Islaman dan Ke-HMI-an menjadi pemicu bagi Ketua Umum KAHMI Batam yang selalu ingin terus melaksanakan aktivitas secara berbarengan tanpa memandang ini penting, itu tidak penting. Yang ada adalah keempat-empat moment tersebut sama-sama penting (Kepala Pemerintahan, Kepala Keluarga, Aktivis Organisasi, Memimpin Masyarakat) sama-sama saling melengkapi bahkan menjadi semangat sebagai bentuk upaya mengimplementasikan misi dari Insan Cita HMI pada masanya ber-HMI dahulu.

Wajar jika seorang Dr. Amsakar Ahmad, masih diharapkan oleh banyak kader untuk kembali memimpin KAHMI Batam satu periode lagi 2026–2031, selain tidak bertentangan dengan AD-ART KAHMI, beliau juga diharapkan mampu mewujudkan keberadaan Sekretariat permanen KAHMI Center di Kota Batam. Tentu ini tidak mudah, karena harus memiliki lahan untuk dan atas nama KAHMI, doakan saja, insya Allah akan terwujud.

Kemudian kedua beliau ingin mengoptimalkan peran Dewan Pakar KAHMI Batam agar dapat bersinergi dengan dewan narasumber MN KAHMI yang masih dalam penyusunan di MN KAHMI. Hal ini diharapkan agar KAHMI dapat lebih berkontribusi nyata pada proses pembangunan Batam, dan Indonesia.

Jika nanti kader masih menghendaki beliau menjadi ketua umum, bisa jadi Batam diproyeksi menjadi Tuan Rumah MUNAS (Musyawarah Nasional) KAHMI tahun 2029 nanti. Yang merupakan kegiatan tingkat puncak di KAHMI yang tentunya akan mendatangkan berbagai kementerian dan kepala lembaga negara beserta ribuan peserta yang akan memadati Batam.

Bagaimana jika KAHMI Batam dipimpin dengan model Presidium?

Dari pengalaman yang pernah ada, setidaknya KAHMI Batam butuh 5 orang yang memiliki Visi, Misi, dan Semangat juang yang sama untuk memimpin KAHMI, satu tahun satu orang. Secara estafet bergantian. Agar organisasi tetap dinamis dan bergerak normal sesuai semangat MUSDA. Namun jika diabaikan, andai kata tahun pertama dipimpin oleh A, memimpin sesuai harapan sampai akhir periodenya satu tahun, dilanjutkan tahun kedua oleh si B, sesuai harapan dan sampai akhir periodenya. Namun masuk tahun ketiga bergerak lambat. Maka akan berimbas pada periode tahun keempat bahkan bisa berpengaruh sampai periode tahun kelima. Hal demikian akan membuat organisasi ini menjadi stagnan, berjalan di tempat, tidak menyadari bahwa periode 5 tahun masa kepengurusan Presidium KAHMI telah berakhir dan tidak ada MUSDA, ini sangat merugikan organisasi. Selain tidak sesuai dengan cita-cita organisasi, juga akan memutuskan mata rantai kepemimpinan KAHMI itu sendiri.

Dengan Model Presidensiil, bagaimana? KAHMI dipimpin oleh seorang Ketua Umum selama 5 tahun. Dibantu oleh 5 atau 7 wakil ketua yang mengerti dan memahami bidang-bidangnya masing-masing. Maka KAHMI akan dinamis, akan mampu berkontribusi pemikiran, solutif kepada Pemerintah Batam dalam proses pembangunan Batam yang kompleks persoalan. Seperti pertumbuhan penduduk terus meningkat, pengangguran juga demikian, serta berbagai hal lainnya. Sudah seharusnya menjadi bagian diskursus pada bidang-bidang dari pimpinan KAHMI yang sesuai bidang ilmu dan posisinya di KAHMI. Melakukan kajian, analisis dan memberikan pertimbangan, serta rekomendasi kepada pemerintah sebagai penyelenggara pemerintahan di daerah, kontribusi pemikiran sangat penting diberikan. Namun saya katakan perlu setidaknya 5 atau 7 orang yang paham dengan

Akhirman, berharap MUSDA VI ini selain dapat memilih pimpinan yang dapat terus melanjutkan rencana yang belum terealisasi, juga harus terus berkontribusi kepada masyarakat melalui jalur profesional masing-masing, juga setidaknya kegiatan-kegiatan KAHMI di Batam berjalan normal, tanpa terhenti satu periode pun. Karena mengendalikan lebih sulit dibandingkan memilih Ketua Umum/Presidiumnya jika itu harus dipilih hari ini.

Banyak calon bermunculan untuk menjadi Ketua Umum atau Presidium. Itulah dinamika di KAHMI. Jika serius pada waktunya silakan mengambil formulir, dan menyerahkan kepada panitia. Kabar informasi yang beredar Amsakar siap tidak mendaftar, jika ada yang lebih baik darinya, itu yang pernah saya dengar dari apa yang beliau sampaikan, beliau tidak ingin mengurus organisasi setahun saja kemudian dilanjutkan oleh yang lainnya. Bukan tidak menghormati dan menghargai pilihan, beliau ingin gaya memimpin KAHMI itu hanya “satu” sampai habis masa periode 5 tahun. Sejauh ini belum ada agenda calon-calon ini ingin menjadi bagian dari kepemimpinan Amsakar untuk 5 tahun KAHMI ke depan. Ujar Akhirman yang turut mendirikan HMI pertama kali di Kampus STIE (sekarang UIS) di Jalan Teuku Umar Pelita-Batam.

Oleh: Akhirman
Ketua MD KAHMI Batam Periode 2021–2026

Show More
Kepriwebsite

Leave a Reply

Close