Bintan

Optimalisasi Podcast Anak Pesisir dan Penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Bintan, 8 Januari 2026 – Tim pengabdian kepada masyarakat FKIP UMRAH yang terdiri atas Eko Febri Syahputra Siregar (Ketua), M. Pemberdi Intasi dan Dios Sarkity (Anggota) melaksanakan kegiatan diskusi bersama guru-guru POS PAUD Nusa Indah, Desa Teluk Bakau, Kabupaten Bintan, sebagai bagian dari upaya pendampingan pascapelaksanaan program pengabdian. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi pemanfaatan media podcast edukasi yang telah dikembangkan dalam program pengabdian sekaligus memperkuat implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) sebagai bagian dari pembentukan karakter anak usia dini.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan seluruh guru POS PAUD Nusa Indah. Para peserta berbagi pengalaman mengenai penerapan podcast sebagai media pembelajaran serta mendiskusikan berbagai strategi untuk mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam aktivitas belajar sehari-hari. Forum ini menjadi sarana refleksi bersama untuk melihat efektivitas inovasi pembelajaran sekaligus menyusun langkah-langkah pengembangan yang lebih berkelanjutan.

Dalam sesi diskusi, Ibu Leni yang merupakan salah satu guru menyampaikan bahwa podcast edukasi memberikan alternatif pembelajaran yang menarik bagi anak-anak. Materi yang dikemas dalam bentuk cerita, lagu, dan percakapan sederhana dinilai mampu meningkatkan perhatian peserta didik serta memudahkan mereka memahami berbagai nilai positif yang disampaikan. Selain digunakan pada saat kegiatan belajar di kelas, podcast juga mulai dimanfaatkan sebagai media yang dapat didengarkan kembali oleh anak bersama orang tua di rumah, sehingga proses pembelajaran tidak berhenti ketika kegiatan di sekolah selesai.

Eko Febri Syahputra Sirergar, mewakili Tim pengabdian menjelaskan bahwa pengembangan Podcast Anak Pesisir tidak hanya bertujuan menghadirkan media pembelajaran berbasis teknologi, tetapi juga mendukung penguatan pendidikan karakter sejak usia dini. Media digital yang dekat dengan kehidupan anak diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus relevan dengan perkembangan zaman.

Salah satu fokus utama dalam diskusi adalah penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) yang saat ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda. Ketujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Para guru mendiskusikan berbagai pendekatan agar kebiasaan tersebut dapat ditanamkan melalui aktivitas pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

Guru-guru POS PAUD Nusa Indah berbagi berbagai praktik baik yang telah mulai diterapkan di sekolah. Misalnya, membiasakan anak berdoa sebelum dan sesudah kegiatan belajar sebagai bagian dari pembiasaan beribadah, melakukan senam bersama setiap pagi untuk menanamkan kebiasaan berolahraga, mengenalkan makanan sehat melalui permainan dan cerita, serta membangun budaya gemar belajar melalui kegiatan membaca, mendengarkan cerita, dan eksplorasi lingkungan sekitar. Nilai bermasyarakat juga diperkuat melalui aktivitas bermain kelompok, saling berbagi, bekerja sama, dan menghargai teman.

Menurut Ibu Poniti Selaku Kepala Pos PAUD Nusa Indah, pendekatan pembiasaan jauh lebih efektif dibandingkan sekadar memberikan nasihat kepada anak. Ketika nilai-nilai tersebut diterapkan secara konsisten dalam kegiatan sehari-hari, anak akan lebih mudah memahami dan menjadikannya sebagai bagian dari kebiasaan hidup. Podcast edukasi dinilai mampu memperkuat proses tersebut karena menyampaikan pesan-pesan karakter dengan cara yang menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan dunia anak.

Dalam forum tersebut, tim pengabdian juga mengajak para guru untuk terus mengembangkan konten podcast yang kontekstual dengan kehidupan peserta didik dan lingkungan Desa Teluk Bakau. Pemanfaatan cerita lokal, lagu anak, permainan tradisional, serta contoh perilaku positif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari diyakini dapat meningkatkan keterlibatan anak sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.

Diskusi juga menghasilkan beberapa rekomendasi untuk pengembangan program ke depan. Di antaranya adalah penyusunan seri podcast dengan tema-tema pendidikan karakter, pelibatan orang tua dalam mendampingi anak mendengarkan podcast di rumah, serta evaluasi berkala terhadap perubahan kebiasaan anak sebagai indikator keberhasilan program. Kolaborasi antara guru, orang tua, dan perguruan tinggi dipandang sebagai faktor penting dalam memastikan keberlanjutan inovasi yang telah dikembangkan.

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi satuan pendidikan dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap berorientasi pada pembentukan karakter. Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan anak usia dini diharapkan mampu menghasilkan praktik-praktik pembelajaran yang berdampak nyata bagi perkembangan anak.

Kegiatan diskusi ditutup dengan komitmen bersama untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan podcast edukasi sebagai media pembelajaran serta memperkuat implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam setiap aktivitas di POS PAUD Nusa Indah. Diharapkan, upaya ini dapat berkontribusi dalam membentuk generasi yang sehat, berkarakter, gemar belajar, serta memiliki kebiasaan positif sebagai bekal menghadapi masa depan dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Tags
Show More
Kepriwebsite
Close