Natuna

Pemerintah Salurkan 1,6 M Untuk Bantuan Bencana Banjir dan Longsor di Serasan

NATUNA – Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna mulai menyalurkan santunan untuk korban terdampak longsor dan banjir Serasan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi saat melaksanakan Kunjungan kerja yang disejalankan dengan safari ramadan ke Pulau Serasan, Minggu (16/4/2023).

Bantuan tersebut merupakan hasil dari Donasi Natuna Peduli Bencana banjir dan longsor Serasan. Di mana dana yang terkumpul sebanyak mencapai Rp 1,6 miliar digalang dari 12 Maret sampai dengan saat ini.

Penyerahan Donasi

Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Raja Darmika sebagai Ketua Natuna Peduli Bencana. Bahwa Rp 1,6 miliar tersebut mulai disalurkan hari ini.

“Bantuan itu disalurkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Natuna sejumlah Rp 1.536.500.000, dan penyerahan nya dilakukan oleh Bupati Natuna,” kata Raja Darmika.

Adapun kategori penerima bantuan sebagai berikut :

Santunan duka cita :

  • Meninggal dunia akibat longsor sebanyak 54 orang, jumlah bantuan per orang Rp 10 juta.
  • Korban meninggal dunia tertimpa pohon kelapa 1 orang, jumlah bantuan Rp 10 juta.

Santunan rumah rusak terdampak bencana :

  • Rusak berat sebanyak 28 unit, jumlah bantuan Rp 15 juta per rumah.
  • Rusak sedang 9 unit, jumlah bantuan Rp 12,5 juta per rumah.
  • Rusak ringan 8 unit, jumlah bantuan Rp 11 juta per rumah.
  • Tidak layak huni sebanyak 33 unit, jumlah bantuan Rp 10 juta per rumah.

Santunan pasien :

  • Nafisa Rp 10 juta.
  • Romi Rp 10 juta
  • Apsah Rp 8 juta.
  • Desi Indrawati Rp 8 juta.

“Total yang disalurkan lewat Dinas Sosial Rp 1.536.500.000,” ungkapnya.

Raja melanjutkan, total anggaran donasi yang terkumpul sampai sekarang mencapai Rp 1,6 miliar dan diperkirakan akan terus bertambah

“Infonya masuk lagi dari Kabupaten karimun sebesar Rp 200 juta,” ujarnya.

(Mhd. Amin)

Tags
Show More
Kepriwebsite

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close