Bintan

GenBI Kepri Sosialisasi Jajanan Sehat di SD Negeri 011 Bintan Timur

BINTAN – Jajanan yang sehat merupakan segala bentuk jajan yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat terkhusus anak-anak disekolah yang bernilai gizi yang baik untuk dapat menunjang tumbuh kembang anak.

Faktanya, kebanyakan jajanan di sekolah mengandung zat adiktif yang dapat membahayakan gangguan metabolisme tubuh si kecil dan menimbulkan berbagai macam penyakit. Oleh karena itu, Divisi Kesehatan Masyarakat GenBI Kepri Komisariat UMRAH melakukan salah satu bentuk penyuluhan ke salah satu sekolah dasar yaitu SD Negeri 011 Bintan Timur di Km. 20

Kegiatan ini diinisiasi oleh Divisi Kesehatan Masyarakat, dimana memberikan bentuk Sosialisasi Jajanan Sehat yang dikenal dengan Si Janet dengan mengangkat tema Healthy Life With Healthy Food pada Rabu, (10/08/2022).

Genbi Kepri Sosialisasi Jajanan Sehat di SD Negeri 011 Bintan Timur
GenBI Kepri Sosialisasi Jajanan Sehat

 

Tujuan dari sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada anak-anak mengenai karakteristik dari jajanan yang dapat dikonsumsi maupun yang tidak dapat dikonsumsi.

Pada kegiatan ini diberikan pengetahuan dari pihak Loka POM Kota Tanjungpinang sebagai narasumber pada kegiatan Sosialisasi Jajanan Sehat yaitu Ibu Dian Royana, SKM mengenai makanan yang sehat, bergizi, dan aman. Lalu diselingi dengan sesi makan bekal bersama anak-anak kelas 6A SD Negeri 011 Bintan Timur.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian yang dilakukan sebagai anggota GenBI Kepri Komisariat UMRAH kepada masyarakat terkhusus anak-anak SD Negeri 011 Bintan Timur untuk memenuhi tugas sebagai agent of change (agen perubahan) di lingkungan masyarakat.

Ketua Pelaksana, Auralia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah yang sangat tepat untuk dapat memberikan pemahaman di usia dini mengenai makanan sehat.

“Kami harap anak-anak mengerti, agar mampu memilah dan memahami apa saja makanan yang baik, bergizi, dan aman untuk dapat dikonsumsi guna pertumbuhan dan perkembangan seorang anak”. Jelasnya kepada reporter (10/08/2022).

Ia pun menambahkan, agar kegiatan-kegiatan seperti ini menjadi ruang edukasi bagi kesehatan makanan anak, sehingga anak-anak dapat tumbuh tanpa konsumsi makanan yang tidak sehat.

“Semoga kegiatan positif ini dapat memberikan kemanfaatan dan mampu dijalankan kedepannya dalam rangka mencegah dan menangani permasalahan kesehatan pada anak-anak dalam mengonsumsi makanan-makanan yang dijual di lingkungan sekitar.” Tutupnya

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Close