JakartaNasional

Pemuda Kepri Usulkan Pulau Penyengat Jadi Pusat Peringatan 100 Tahun Sumpah Pemuda

JAKARTA, LihatKepri.com – Perwakilan pemuda Kepulauan Riau (Kepri), Muhamad Ade Reski, menyampaikan usulan agar Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, menjadi pusat peringatan 100 Tahun Sumpah Pemuda pada 2028. Gagasan tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI di sela-sela peringatan 98 Tahun Sumpah Pemuda di Taman Proklamator, Jakarta.

Ade Reski merupakan peserta Wirasena Youth Camp yang mewakili Provinsi Kepulauan Riau. Dalam dialog tersebut, ia mengangkat peran historis Pulau Penyengat dalam perkembangan bahasa Melayu yang menjadi dasar penting pembentukan bahasa Indonesia.

Menurutnya, Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah dan kebudayaan yang relevan untuk dijadikan ruang pertemuan pemuda dari berbagai daerah dalam memperingati satu abad Sumpah Pemuda.

Muhamad Ade Reski peserta Wirasena Youth Camp Kemenpora RI perwakilan Provinsi Kepulauan Riau.

“Kepri hari ini sedang dalam pembangunan museum dan monumen tugu bahasa nasional. Kita tahu peran Raja Ali Haji dalam Bahasa Melayu sebagai cikal bakal Bahasa Indonesia, Pak. Dan Kepri hari ini mendorong 100 tahun Sumpah Pemuda itu pelaksanaannya di Pulau Penyengat, Pak, sebagai titik temu pemuda dan penghargaan kepada Raja Ali Haji sebagai Bapak Bahasa,” ujar Ade Reski.

Usulan tersebut berangkat dari posisi Pulau Penyengat sebagai salah satu pusat penting perkembangan bahasa dan sastra Melayu. Pulau yang berada di Kota Tanjungpinang itu memiliki kaitan erat dengan sosok Raja Ali Haji, pujangga dan cendekiawan Melayu yang dikenal melalui karya-karyanya, termasuk Gurindam Dua Belas dan Kitab Pengetahuan Bahasa.

Kontribusi Raja Ali Haji dalam perkembangan bahasa Melayu menjadi salah satu landasan historis yang diangkat pemuda Kepri dalam mendorong Pulau Penyengat sebagai lokasi peringatan satu abad Sumpah Pemuda.

Gagasan tersebut juga disampaikan di tengah pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, yang diharapkan dapat memperkuat pengenalan sejarah bahasa dan kebudayaan kepada generasi muda.

Melalui usulan ini, pemuda Kepri berharap peringatan 100 Tahun Sumpah Pemuda pada 2028 tidak hanya menjadi seremoni nasional, tetapi juga momentum untuk memperkuat literasi sejarah, kebudayaan, dan persatuan bangsa.

Menanggapi gagasan tersebut, Menpora RI menyampaikan bahwa Kepulauan Riau merupakan bagian dari Indonesia yang memiliki peran dalam menjaga persatuan bangsa. Ia juga menekankan pentingnya kebudayaan Melayu dalam kehidupan kebangsaan.

“Ya, Kepri menjadi bagian yang tidak tertinggalkan untuk Indonesia, merupakan persatuan yang harus kita jaga, dan tentu kemelayuan menjadi sebuah pondasi bangsa kita. Suku Melayu bagian dari bangsa kita, ayok maju bersama,” ujar Menpora RI.

Terkait kemungkinan penyelenggaraan puncak peringatan 100 Tahun Sumpah Pemuda di Pulau Penyengat, Menpora menyatakan bahwa hal tersebut perlu dikoordinasikan lebih lanjut antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Kita lihat nanti koordinasi pemerintah pusat dan daerah, ya,” sambungnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa usulan pemuda Kepri masih memerlukan pembahasan dan koordinasi lebih lanjut. Belum ada kepastian dalam bahan keterangan yang tersedia bahwa Pulau Penyengat telah ditetapkan sebagai lokasi resmi peringatan satu abad Sumpah Pemuda.

Usulan menjadikan Pulau Penyengat sebagai pusat peringatan 100 Tahun Sumpah Pemuda diharapkan menjadi awal penguatan komunikasi antara pemuda daerah dan pemerintah pusat.

Ke depan, gagasan tersebut memerlukan tindak lanjut melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta kementerian terkait, termasuk pembahasan mengenai konsep kegiatan, kesiapan lokasi, dan bentuk partisipasi pemuda dari berbagai wilayah Indonesia.

Bagi Kepulauan Riau, usulan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan warisan sejarah Melayu dan kontribusinya terhadap perkembangan bahasa Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.

Jika terealisasi, peringatan satu abad Sumpah Pemuda di Pulau Penyengat berpotensi menjadi ruang perjumpaan generasi muda untuk merayakan persatuan sekaligus mempelajari sejarah kebahasaan dan kebudayaan Nusantara.

Namun, penetapan lokasi dan penyelenggaraan kegiatan tetap bergantung pada keputusan serta koordinasi resmi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Pemuda Kepulauan Riau dalam upacara 98 Tahun  Sumpah Pemuda di Taman Proklamator, Jakarta.

Tags
Show More
Kepriwebsite

Leave a Reply

Close