
Tanjungpinang
Listrik Tanjungpinang-Bintan Pulih, HMI Apresiasi PLN
TANJUNGPINANG – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjungpinang-Bintan mengapresiasi PT PLN (Persero) atas upaya pemulihan listrik di wilayah Tanjungpinang dan Bintan. Apresiasi tersebut disampaikan setelah kondisi kelistrikan dilaporkan kembali pulih sesuai dengan komitmen yang disampaikan PLN dalam dialog bersama HMI pada Rabu (14/10/2026).
Ketua Umum HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan, Ilham Bani Arrasyid, mengatakan pihaknya menghargai kerja keras dan langkah PLN dalam menindaklanjuti persoalan kelistrikan yang sebelumnya menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kami mengapresiasi upaya PLN yang telah bekerja keras sehingga kondisi kelistrikan di Tanjungpinang dan Bintan kembali pulih. Dalam dialog pada 14 Oktober lalu, pihak PLN berkomitmen mengupayakan pemulihan total pada hari itu. Kami menghargai upaya yang telah dilakukan hingga listrik kembali normal seperti yang diharapkan masyarakat,” ujar Ilham.
Ilham menjelaskan, HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan mulai menyuarakan keresahan masyarakat sejak Selasa malam (13/10/2026). Aspirasi tersebut kemudian disampaikan secara langsung ke kantor PLN pada Rabu pagi (14/10/2026).
Langkah tersebut merupakan respons atas ketidakpastian pemadaman listrik yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat. HMI menilai masyarakat membutuhkan kejelasan informasi serta penanganan gangguan kelistrikan yang cepat dan responsif.
Menurut Ilham, penyampaian aspirasi tersebut bertujuan mendorong penyelesaian persoalan kelistrikan sekaligus memastikan keluhan masyarakat mendapatkan perhatian dari pihak terkait.
Di tengah pemulihan listrik di Tanjungpinang dan Bintan, Ilham menegaskan bahwa gerakan HMI merupakan gerakan sosial kemasyarakatan yang berangkat dari keresahan warga terdampak, bukan untuk kepentingan kelompok maupun pihak tertentu.
“Sejak awal, gerakan ini murni berangkat dari kepentingan masyarakat. Kami turun karena melihat keresahan warga dan ingin memastikan persoalan ini mendapat perhatian serta penyelesaian. Karena itu, tidak boleh ada pihak yang mengklaim ataupun menunggangi gerakan HMI untuk kepentingan di luar tujuan tersebut,” tegasnya.
Ia menambahkan, gerakan mahasiswa harus tetap menjaga independensi, berpihak kepada masyarakat, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan aspirasi publik.
Menurutnya, keberhasilan gerakan mahasiswa tidak hanya diukur dari aksi turun ke jalan, tetapi juga dari terbukanya ruang dialog, respons pihak terkait, serta tindak lanjut terhadap tuntutan masyarakat.
HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyuarakan keresahan dan memberikan dukungan. Apresiasi turut diberikan kepada PLN dan seluruh pihak terkait yang terlibat dalam upaya pemulihan kelistrikan.
Ilham berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi PLN untuk meningkatkan kualitas pelayanan listrik di Tanjungpinang dan Bintan, khususnya dalam penyampaian informasi kepada pelanggan dan penanganan gangguan.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah bersama-sama menyuarakan persoalan ini, serta kepada PLN sebagai pihak yang berupaya melakukan pemulihan. Harapan kami, peristiwa ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan penyampaian informasi lebih jelas, penanganan gangguan lebih responsif, dan masyarakat tidak kembali menghadapi ketidakpastian serupa,” tutup Ilham.
HMI berharap pelayanan kelistrikan di Tanjungpinang dan Bintan semakin baik sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang. HMI juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan publik secara independen dan mengutamakan kepentingan masyarakat.







