
Nasional
Gelar FGD, Kemenpora Akan Buat Bank Musik
Lihatkepri.com, Jakarta – Kemenpora sungguh-sungguh dalam melanjutkan Bank Musik inisiasi original dari Menpora Imam Nahrawi, hal ini terbukti digelarnya Fokus Grup Diskusi (FGD) di Tartine Cafe, FX Mall Jakarta, Jumat (12/8) sore.
FGD ini bersama Musisi, Artis, Praktisi, dan Pelaku Industri Musik Indonesia sebagai upaya mendapatkan masukan dalam menyusun aturan/formulasi dari stake holder khususnya pemuda kreatif di bidang musik.
Bank Musik adalah lembaga atau wadah berupa ruang publik tempat berkumpulnya pecinta musik, kreator musik, khususnya pemuda yang produktif dalam menghasilkan karya musik dan seluruh perangkatnya hasil karyanya dapat ditampilkan di panggung terbuka dan ditransaksikan melalui marketing profesional.
Panitia Pelaksana sekaligus Asdep Peningkatan Kreativitas Pemuda Eny Budi Sri Haryani menyampaikan Bank Musik perlu dikembangkan untuk kepentingan pengembangan kepemudaan.
“Kami sangat serius dalam mewujudkan hal ini, kami akan bekerjasama bersama mencoba mewujudkan keinginan Menpora bersama dengan bimbingan semua pihak, mohon masukan dan kontrol agar mengingatkan kami,” kata Eny.
Pengamat musik senior Bens Leo merasa senang sekaligus bangga akan ide gagasan serta tindak lanjut Menpora atas Bank Musik.
“Orang-orang publik semakin bangga karena Kemenpora akan membuat ruang untuk pecinta musik. Kemenpora sudah berkiprah di bidang musik sejak era Akbar Tandjung dan sekarang diteruskan kembali oleh Menpora Imam Nahrawi ini sesuatu yang membanggakan,” ujar pria kelahiran Pasuruan, Jawa Timur itu.
Sementara itu pengarang lagu sekaligus penyanyi Dik Doank menilai pentingnya negara hadir dalam perkembangan musik di tanai air hingga perlindungan hak cipta karya yang telah dihasilkan. Dia bersama rekannya telah ditunjuk sebagai desainer bentuk gedung yang nantinya menjadi rumah Bank Musik di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
“Pada dasarnya bentuk gedung itu seperti gitar bila dilihat dari atas tetapi bila dilihat dari depan seperti piano terdapat fasilitas olahraga tenis serta lahan parkir yang memadai, juga berhadapan langsung dengan Teater Keong Mas,” terang Dik yang juga berprofesi sebagai desain grafis itu.
Tak hanya dihadiri para musisi ternama, FGD ini juga dihadiri perwakilan dari Anggota DPR RI Komisi X Khrisna Mukti yang mengingatkan tentang pentingnya bagaimana musisi Indonesia dapat hidup sejahtera tetapi tidak hanya di kalangan pemuda saja.
“Kami semangat bersinergi dengan Kemenpora serta mendukung adanya Bank Musik untuk mensejahterakan masyarakat khususnya pecinta musik, semoga FGD ini menghasilkan sesuatu yang nyata kepada pecinta musik tanah air,” ujarnya.
Menurut Zainul, Menpora berharap Bank Musik dapat diselesaikan secara fisik tahun ini. Menpora, lanjutnya telah berkomitmen akan menggelontorkan dana untuk kepentingan Bank Musik karena di dukung Komisi X DPR RI.
“Gagasan orisinal dari Menpora ini, diharapkan menjadi program unggulan Kemenpora serta diarahkan sebagai tempat atau wadah apresiasi musisi muda untuk menunjukkan bakat dan minatnya, sebagai benteng bagi pemuda agar tidak terpengaruh budaya asing hingga melupakan budaya sendiri, serta sebagai tempat belajar bersama bagi pemuda pecinta musik sekaligus membentuk karakter kreatif dan nasionalis pemuda,” kata Staf Khusus Bidang Kepemudaan Zainul Munasichin menambahkan.(ben)
Sumber : kemenpora.go.id
Foto : (foto:raiky/kemenpora.go.id)







