
Nasional
Ketua DPR RI Ade Komarudin Sambut ICAPP 2016
Lihatkepri.com, Jakarta – Ketua DPR RI Ade Komarudin menyambut baik pelaksanaan Konferensi Internasional Partai Politik se-Asia atau International Conference of Asian Political Parties (ICAPP) 2016 yang berlangsung selama 3 hari sejak 22-24 April 2016 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Dalam pidato pembukaan, Ade Komarudin menyambut baik kegiatan ini dan sebagai tuan rumah, dirinnya mengaku senang. “Saya menyambut baik acara ini. Tentu saya selaku Ketua DPR sangat senang,” ujar Akom, sapaan Ade Komarudin saat pembukaan pada Jumat, (22/04).
Akom menjelaskan bahwa pertemuan ICAPP ini akan melanjutkan perjuangan Konferensi Asia Afrika. Menurutnya, semangat Bandung sangat penting dalam kelangsungan kehidupan dunia. “Pertemuan ini akan menjadi semangat mendasar bagi pertemuan-pertemuan selanjutnya,” tuturnya.
Politisi Partai Golkar itu juga menuturkan dengan penyelenggaraan ICAPP ini hubungan partai politik di Asia khususnya di Indonesia diharapkan akan terjalin semakin baik. Mengingat dalam rangkaian acara ini sebanyak 48 partai politik dari 32 negara turut ambil bagian dalam kegiatan tahun ini telah memasuki penyelenggaraan ke-26.
Dalam kesempatan itu, Akom menjelaskan bahwa Gedung DPR memiliki catatan penting dalam sejarah Pesta Olahraga Negara Berkembang atau Games of the New Emerging Forces (Ganefo). Menurutnya, Ganefo telah menegaskan bahwa politik tidak bisa dipisahkan dengan olahraga. “Gedung ini salah satu besi pendiri bangsa ini. Gedung ini dibuat dengan istilah Ganefo kala itu, inilah yang menjadi dasar bagi pertemuan selanjutnya,” jelasnya.
Selain itu, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyampaikan bahwa demokrasi bukanlah tujuan suatu bangsa, tetapi menjadi cara untuk mencapai tujuan berbangsa. Dirinya menjelaskan bahwa kesejahteraan rakyat seharusnya menjadi tujuan berbangsa dan demokrasi tidak bisa asal diterapkan di suatu negara.
Hal-hal seperti budaya, adat dan situasi masyarakat harus diperhatikan terlebih dahulu. Demokrasi haruslah disesuaikan dengan kriteria bangsa itu sendiri. “Demokrasi adalah sistem yang tidak bisa di copy paste di semua negara,” jelas Kalla.
Dalam perjalanan bangsa Indonesia, telah terjadi perkembangan demokrasi, ekonomi dan teknologi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dan hal itu, kata Kalla, tidak bisa dilepaskan dari sistem demokrasi yang membutuhkan partai politik. “Karena demokrasi pondasi utamanya adalah partai politik, sehingga partai politik harus kuat di setiap negara untuk meningkatkan stabilitas sebuah bangsa,” ujarnya.
Selain itu, Ketua Panitia Theo L. Sambuaga dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada para peserta dari berbagai negara yang hadir. “Malam ini, Bapak Andreas Pareira dan saya, mewakili ketua umum partai kami masing-masing sebagai tuan rumah acara ini,” ujar Theo.
Menurutnya, acara itu terlaksana berkat asas gotong royong. “Di acara ini, kita bersama berbasiskan gotong royong dan bekerja bersama untuk melaksanakan acara ini. Karenanya kami menghargai semua parpol yang hadir di sini,” jelas Theo.
Dalam acara ini, selain Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, juga dihadiri oleh Ketua DPD RI Irman Gusman dan mantan Presiden RI ke 5 Megawati Soekarno Putri. Selain itu hadir pula petinggi dari 10 partai yang duduk di kursi DPR. Adapun delegasi dalam acara ini berasal dari perwakilan asosiasi partai politik dari Amerika Latin, Afrika dan Eropa (hs).Foto: Runi/tt
Sumber : http://www.dpr.go.id







