Kampus

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dan Peran Pentingnya

Semua negara yang ada didunia pasti memiliki dasar negara yang digunakan sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara dan juga yang digunakan sebagai sumber hukum nasional di dalam suatu negara tersebut.

Sangat penting bagi suatu negara untuk memiliki sebuah dasar negara, karena dengan adanya dasar negara ini akan memudahkan suatu negara untuk menyelenggarakan pemerintahan. Jika dalam sebuah negara tidak memiliki dasar negara maka negara tersebut akan lebih mudah terkena konflik, dapat terpecah-belah, dan menjadi berantakan, karena tidak adanya pedoman yang mengatur tentang bagaimana kehidupan berbangsa dan bernegara dengan baik. Setiap negara tentunya memiliki dasar negara yang berbeda-beda antara negara yang satu dengan yang lainnya.’



Di Negara Indonesia ini dasar negara yang digunakan sebagai pedoman dan sumber hukum nasional yaitu Pancasila. Pancasila merupakan dasar negara yang  memiliki peranan yang sangat penting bagi berdirinya negara Indonesia. Sebagai dasar negara, Pancasila mempunyai makna yaitu sebagai dasar yang digunakan untuk mengatur penyelenggaraan pemerintahan negara, agar pemerintahan dalam suatu negara dapat berjalan dan tertata dengan baik. Selain sebagai dasar negara, Pancasila juga merupakan pandangan hidup bagi bangsa Indonesia.

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia ini, memiliki makna bahwa Pancasila merupakan suatu pedoman atau petunjuk hidup yang digunakan bangsa Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Semua kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia harus sesuai dan mengacu pada nilai-nilai yang terdapat di dalam Pancasila tersebut, karena jika sikap kita sebagai masyarakat Indonesia tidak sesuai atau bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, maka hal tersebut  akan dapat menyebabkan terjadinya kerusuhan dimana-mana, banyaknya orang yang bertingkah semena-mena terhadap orang lain dan menyebabkan negara ini tidak dapat bersatu dan menimbulkan perpecahan.

Contoh sikap yang tidak sesuai dengan Pancasila yaitu seperti selalu mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan negara, tidak adanya sikap saling menghormati dan menghargai antar umat beragama, hilangnya rasa cinta terhadap tanah air, mengambil keputusan secara sepihak, tidak menghargai hak orang lain dan masih banyak lagi contoh sikap yang tidak sesuai dengan nilai Pancasila.

Salah satu penyebab sikap yang tidak sesuai dengan Pancasila ini yaitu karena kurangnya pemahaman dari diri tiap individu mengenai makna nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila tersebut dan juga kurangnya kesadaran dari diri pribadi untuk menerapkan nilai-nilai tersebut.

Untuk itu sangatlah penting bagi setiap warga negara Indonesia untuk memahami tentang nilai-nilai dasar apa saja yang terdapat di dalam Pancasila itu dan juga menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat maupun negara. Lalu, apa sajakah nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila tersebut, dan bagaimanakah contoh penerapan  nilai-nilai  tersebut di dalam kehidupan sehari-hari? Berikut merupakan nilai-nilai yang terdapat di dalam Pancasila dan contoh penerapannya di dalam kehidupan sehari-hari :



  1. Nilai ketuhanan
    Nilai ketuhanan merupakan nilai yang terdapat pada sila pertama di dalam Pancasila, yang berbunyi “Ketuhanan yang Maha Esa”. Nilai ini memiliki makna bahwa Negara Indonesia itu merupakan negara yang beragama dan percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa, serta senantiasa beriman dan bertakwa kepada-Nya. Nilai ketuhanan ini dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu dengan cara melaksanakan ibadah sesuai dengan agama masing-masing, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, saling menghormati antar umat beragama dan tidak mengganggu orang lain yang sedang melaksanakan ibadahnya, tidak memaksakan suatu agama atau kepercayaan kepada orang lain, menjaga kerukunan antar umat beragama  dan menerapkan sikap toleransi antar umat beragama
  2. Nilai Kemanusiaan
    Nilai dasar yang kedua yaitu Nilai Kemanusiaan, nilai ini terdapat pada sila kedua Pancasila yang berbunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Nilai ini memiliki makna bahwa setiap manusia harus diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki persamaan derajat, hak dan juga kewajiban. Nilai kemanusiaan ini dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan cara tidak membeda-bedakan satu orang dengan yang lainnya karena perbedaan suku, keturunan, warna kulit, dan lain-lain, saling mencintai sesama manusia dan tidak bersikap semena-mena kepada orang lain, saling tolong-menolong antar sesama manusia, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,  membina kerukunan dalam masyarakat dan menghargai hak orang lain
  3. Nilai Persatuan
    Nilai dasar ketiga yang ada di dalam Pancasila yaitu nilai persatuan. Nilai persatuan ini terdapat pada sila ketiga Pancasila yang berbunyi “Persatuan Indonesia”. Nilai ini memiliki makna bahwa seluruh masyarakat Indonesia harus bersatu walaupun terdapat perbedaan antara satu orang dengan yang lainnya, seperti perbedaan suku, agama dan lain sebagainya. Nilai persatuan ini dapat kita terapkan dengan cara : mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan, membantu keluarga, teman, dan orang-orang yang sedang mengalami kesulitan, menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan sehari-hari, cinta terhadap tanah air, serta rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara
  4. Nilai Kerakyatan
    Nilai yang terdapat di dalam Pancasila yang selanjutnya yaitu Nilai Kerakyatan. Nilai ini terdapat pada sila keempat Pancasila yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”. Maksud dari nilai kerakyatan ini yaitu suatu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan. Contoh penerapan yang dapat kita lakukan sesuai dengan nilai kerakyatan ini yaitu tidak memaksakan kehendak atau pendapat kepada orang lain, menghargai hasil keputusan musyawarah meskipun hasilnya tidak sesuai dengan keinginan kita tetap harus menerima keputusan itu dengan lapang dada, ikut serta dalam pemilihan umum, dan mengutamakan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan.
  5. Nilai Keadilan
    Nilai ini terdapat pada sila kelima dalam Pancasila yang berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Nilai keadilan ini bermakna bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan keadilan dan kesejahteraan sosial baik dalam segi politik, ekonomi, sosial dan budaya. Penerapan mengenai nilai keadilan ini dapat dilakukan dengan cara bekerja keras, menjauhi sifat boros, mengembangkan sikap gotong-royong dan kekeluargaan dengan masyarakat dilingkungan sekitar, tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum, dan menghormati hak-hak orang lain.



Nah, jadi itulah nilai-nilai yang terdapat di dalam Pancasila beserta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan nilai-nilai Pancasila ini sangat penting untuk kita lakukan karena dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila tersebut dalam kehidupan sehari-hari akan tercipta kehidupan yang damai dan juga rukun antar sesama manusia, serta dapat menghargai perbedaan, memiliki rasa persatuan yang kuat, menjadi saling menghormati satu sama lain, dan masih banyak lagi hal positif lainnya jika kita menerapkan nilai-nilai Pancasila tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis:

Salsabila Alya
Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Maritim Raja Ali Haji

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close