
KampusTanjungpinang
UMRAH Tuan Rumah Rakor KKN Internasional 2027, 16 PTN Barat Matangkan Strategi di Tanjungpinang
TANJUNGPINANG — Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) serta Tim Pengelola KKN Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat yang berlangsung pada 28–31 Oktober 2026 di Kampus UMRAH Dompak, Tanjungpinang, dan Kota Batam.
Forum strategis ini dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan dari 16 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Sumatera dan Jawa bagian barat untuk mengavaluasi pelaksanaan KKN Internasional 2026 sekaligus merancang skema pelaksanaan KKN Internasional 2027 di Provinsi Kepulauan Riau.
Kepala LPPM UMRAH, Wahyudin, S.Pi., M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa Rakor ini menjadi wadah penting dalam menyelaraskan arah kebijakan pengabdian masyarakat antar-PTN.
“Konsorsium 16 PTN berkumpul di Kepri untuk mengawali evaluasi KKN 2026 sekaligus menyusun peta jalan KKN Internasional 2027 dengan UMRAH sebagai pelaksana utama,” ujar Wahyudin.

Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA, menegaskan kesiapan penuh universitas dalam mengawal agenda berskala internasional tersebut. Ia mengimbau seluruh perguruan tinggi anggota untuk mengoptimalkan mitra global masing-masing demi memperluas jangkauan peserta.
“Mari kita gerakkan seluruh jejaring internasional yang kita miliki. Diperlukan sinergi yang solid antar-PTN Barat agar pelaksanaan KKN Internasional 2027 di Kepulauan Riau dapat berjalan sukses dan memberikan dampak luas,” tegas Prof. Agung.

Ketua BKS PTN Wilayah Barat, Prof. Ibrahim, dalam pengarahannya menekankan pentingnya penguatan koordinasi riset dan pengabdian di tengah tuntutan efisiensi anggaran perguruan tinggi. Ia mendorong LPPM untuk bertransformasi menjadi unit yang mampu menghasilkan sumber pendapatan (revenue generating) berbasis komersialisasi riset.
Mengenai program KKN Internasional 2027, Prof. Ibrahim mengusulkan keterlibatan aktif mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di PTN anggota BKS PTN Barat.
“Pelibatan mahasiswa asing dalam KKN Internasional akan memperkuat diferensiasi program sekaligus mempercepat akselerasi internasionalisasi kampus di lingkungan BKS PTN Wilayah Barat,” ungkap Prof. Ibrahim.

Rangkaian agenda Rakor dilanjutkan dengan peninjauan lapangan dan perumusan rekomendasi akhir yang dipusatkan di Kota Batam hingga 31 Oktober 2026.





