JakartaKampusTanjungpinang

Akselerasi Ekonomi Biru, UMRAH dan KKP Gandeng Tangan Kawal Program PIT dan KNMP 2027

JAKARTA — Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kedaulatan maritim nasional melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Kontrak Kerja bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, Jumat (24/10).

Kemitraan strategis ini difokuskan pada penguatan pendataan riset Penangkapan Ikan Terukur (PIT) serta penyiapan calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) untuk Tahun Anggaran 2027.

Sinergi yang berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini memosisikan UMRAH sebagai mitra akademis utama KKP dalam menyediakan data perikanan tangkap yang akurat, presisi, dan berbasis bukti keilmuan (science-based policy).

Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi pembuktian peran riset perguruan tinggi dalam menjawab tantangan riil sektor maritim nasional.

“Kerja sama ini mempertegas komitmen UMRAH untuk menghadirkan kontribusi akademik yang berdampak nyata bagi pembangunan maritim dan ekonomi biru. Hasil riset institusi tidak boleh berhenti di perpustakaan, melainkan harus melandasi kebijakan nasional demi kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujar Prof. Agung.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum., menyambut baik keterlibatan akademisi dalam pengawalan kebijakan kelautan.

“Ketersediaan data yang akurat dan teruji menjadi kunci utama keberhasilan implementasi PIT serta keberlanjutan Kampung Nelayan Merah Putih. Kolaborasi bersama perguruan tinggi seperti UMRAH memastikan penyiapan program berjalan secara terencana, terukur, dan berbasis karakteristik lokal,” tegas Lotharia Latif.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) UMRAH, Dr. Dony Apdillah, S.Pi., M.Si., menambahkan bahwa PKS ini membuka ruang aktualisasi bagi peneliti dan mahasiswa untuk mendedikasikan keilmuannya secara langsung di lapangan.

Sebagai bagian dari penguatan kebijakan nasional, rangkaian kemitraan ini juga dirangkaikan dengan persiapan peluncuran buku strategis bertajuk “Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia: Penerapan Penangkapan Ikan Terukur Mendukung Ekonomi Biru”.

Agenda nasional ini turut mengonsolidasikan Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi se-Indonesia serta 86 fakultas dan program studi bidang perikanan dan kelautan lintas perguruan tinggi nasional.

Melalui sinergi ini, UMRAH terus mengukuhkan posisinya sebagai center of excellence riset maritim di wilayah Kepulauan Riau yang siap mengawal kebijakan Ekonomi Biru Indonesia secara berkelanjutan.

Tags
Show More
Kepriwebsite

Leave a Reply

Close