
KampusTanjungpinang
Antusiasme Peserta Warnai PEKSIMIDA Kepri 2026
BPSMI dan UMRAH Optimis Lahirkan Talenta Seni Terbaik Menuju Tingkat Nasional
TANJUNGPINANG – Semangat kompetisi dan kreativitas mewarnai pelaksanaan Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Daerah (PEKSIMIDA) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 yang digelar di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang dan Politeknik Negeri Batam. Ratusan mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Kepulauan Riau tampak antusias mengikuti setiap rangkaian perlombaan sebagai ajang unjuk bakat sekaligus seleksi menuju Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Nasional (PEKSIMINAS) 2026.

Sejak registrasi hingga pelaksanaan perlombaan, para peserta menunjukkan semangat dan optimisme tinggi. Mereka hadir membawa karya terbaik pada 15 tangkai lomba yang dipertandingkan, mulai dari seni pertunjukan, sastra, seni rupa, hingga media kreatif. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, PEKSIMIDA juga menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran gagasan antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Kepulauan Riau.
Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Sumardin, S.E., M.Si., mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dan dukungan seluruh perguruan tinggi yang telah mengirimkan delegasi terbaiknya pada PEKSIMIDA Kepri 2026.
Menurutnya, semangat yang ditunjukkan para mahasiswa menjadi indikator bahwa pembinaan seni di lingkungan perguruan tinggi terus berkembang dan mendapat perhatian serius.
“PEKSIMIDA bukan sekadar kompetisi untuk menentukan juara, tetapi merupakan ruang pembinaan karakter, kreativitas, dan apresiasi seni mahasiswa. Kami melihat semangat luar biasa dari seluruh peserta yang hadir membawa karya terbaiknya. Ini menjadi modal penting bagi Kepulauan Riau untuk melahirkan insan-insan seni yang mampu bersaing di tingkat nasional. Kami berharap para pemenang nantinya tidak hanya menjadi duta Kepri di PEKSIMINAS, tetapi juga mampu menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya.
“Senada dengan itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UMRAH, Dr. Suryadi, S.P., S.H., M.H., mengatakan bahwa UMRAH merasa bangga dipercaya menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan PEKSIMIDA Kepri 2026. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi dalam membangun ekosistem kemahasiswaan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, adaptif, dan berkarakter.
“Mahasiswa adalah wajah masa depan bangsa. Karena itu, ruang-ruang pengembangan minat dan bakat seperti PEKSIMIDA harus terus diperkuat. Seni mengajarkan kreativitas, disiplin, kolaborasi, empati, dan penghargaan terhadap keberagaman budaya. Nilai-nilai inilah yang menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menjadi pemimpin yang berintegritas sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.”
Ia menambahkan, UMRAH akan terus mendukung berbagai kegiatan kemahasiswaan yang mampu mendorong lahirnya prestasi di tingkat regional, nasional maupun internasional sebagai bagian dari implementasi pendidikan tinggi yang berdampak.
PEKSIMIDA Kepri 2026 mempertandingkan 15 tangkai lomba, yaitu Menyanyi Dangdut, Menyanyi Seriosa, Menyanyi Keroncong, Menyanyi Pop, Baca Puisi, Vokal Grup, Monolog, Tari, Penulisan Cerpen, Penulisan Lakon, Penulisan Puisi, Desain Poster, Lukis, Komik Strip, dan Fotografi. Seluruh perlombaan berlangsung di dua lokasi, yakni Universitas Maritim Raja Ali Haji di Tanjungpinang dan Politeknik Negeri Batam, guna menjangkau peserta dari berbagai wilayah di Provinsi Kepulauan Riau.
Melalui penyelenggaraan PEKSIMIDA 2026, BPSMI Provinsi Kepulauan Riau bersama seluruh perguruan tinggi berharap lahir para seniman muda yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu menjadi duta budaya yang mengangkat kekayaan seni dan identitas daerah di kancah yang lebih luas.
Ajang ini menjadi bukti bahwa pembinaan kemahasiswaan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, kreativitas, dan kecintaan terhadap seni sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.








