
BATAM – Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Provinsi Kepulauan Riau resmi memulai babak baru. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII yang berlangsung khidmat di Ruang Rapat KONI Provinsi Kepri, Kota Batam, Dr. Suryadi, S.P., S.H., M.H. secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum BAPOMI Kepri untuk Masa Bhakti 2026-2030.

Musda VII ini dihadiri oleh perwakilan perguruan tinggi se-Provinsi Kepulauan Riau, serta jajaran Pengurus BAPOMI Kepri Masa Bhakti 2022-2026, dan pimpinan KONI Kepri. Agenda utama pertemuan ini adalah mengevaluasi program kerja periode sebelumnya sekaligus menentukan nakhoda baru yang akan membawa prestasi olahraga mahasiswa Kepri ke tingkat yang lebih tinggi.
Dalam sambutan perdananya, Dr. Suryadi menyampaikan rasa terima kasih atas amanah besar yang diberikan oleh seluruh civitas akademika dan stakeholder olahraga di Kepri. Ia berkomitmen untuk melanjutkan ikhtiar pencapaian tujuan organisasi dengan memperkuat sinergi antar-kampus dan stakeholder.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Fokus utama kita ke depan adalah memperkuat konsolidasi internal, memetakan potensi atlet mahasiswa di seluruh kampus yang ada di Kepri, dan membangun kemitraan yang solid dengan segenap stakeholder yang ada, terutama KONI dan pemerintah daerah. Kita ingin mahasiswa Kepri tidak hanya unggul di ruang kuliah, tapi juga disegani di gelanggang olahraga nasional,” ujar Wakil Rektor UMRAH ini.

Di bawah kepemimpinannya untuk empat tahun ke depan, Dr. Suryadi menggarisbawahi tiga pilar utama yang akan menjadi fokus BAPOMI Kepri:
- Peningkatan Prestasi di POMNAS: Mematangkan persiapan kontingen Kepri agar mampu bersaing ketat dan membawa pulang medali pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) mendatang di Palembang pada tahun 2027.
- Sinergi Berbasis Data: Membangun database atlet mahasiswa yang terintegrasi di seluruh Kepulauan Riau untuk mempermudah pemantauan bakat dan pembinaan berkelanjutan.
- Sport-Academic Balance: Mendorong regulasi kampus yang ramah atlet, sehingga mahasiswa berprestasi tetap mendapatkan hak akademisnya tanpa harus mengorbankan karier olahraga mereka.
Musda VII ditutup dengan pembentukan tim formatur yang dipimpin langsung oleh Dr. Suryadi untuk menyusun struktur kepengurusan lengkap BAPOMI Kepri Masa Bhakti 2026-2030 dalam waktu dekat, sebelum pelantikan dilaksanakan.








