Tanjungpinang

Kolaborasi Mahasiswa STISIPOL bersama Dinas Sosial Kota Tanjunpinang pada Verifikasi dan Validasi DTKS

TANJUUNGPINANG – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang menerima hasil verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari mahasiswa magang Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, di ruang rapat kantor Dinsos Kota Tanjungpinang, Kepri, Senin (27/6/2022).

Penyerahan data tersebut dilakukan dalam rapat yang dipimpin Kepala Dinas Sosial, Achmad Nur Fatah bersama jajarannya dan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) se- kota Tanjungpinang.

Dikatakan Achmad Nur Fatah, verifikasi dan validasi DTKS yang dilakukan mahasiswa magang Stisipol ini dalam rangka menelusuri ketepatan dan keakuratan data penerima bantuan sosial yang selama ini sering dikeluhkan oleh masyarakat.

“Adanya mahasiswa magang Stisipol ini, dinsos sangat terbantu dalam hal verivali tersebut,” ungkapnya.

Kolaborasi Mahasiswa STISIPOL bersama Dinas Sosial Kota Tanjunpinang pada Verifikasi dan Validasi DTKS
Verifikasi dan Validasi DTKS

 

Pada rapat tersebut, mahasiswa magang mempresentasekan hasil dari verivali DTKS di lapangan se- kecamatan Tanjungpinang Timur, di mana total kepala keluarga (KK) yang ada yakni 8.385 KK, sedangkan yang terverifikasi 1.606 KK atau 19,25%. Dengan rincian, layak sebanyak 963 KK, tidak layak 177 KK, pindah domisili 224 KK, meninggal 26 KK, alamat tidak ditemukan 216 KK, sisanya yang belum diverifikasi sebanyak 6.779 KK.

Dari data yang disajikan tersebut, menurut Fatah, terdapat keterbatasan waktu dalam melaksanakan verivali tersebut, karena setiap keluarga yang dikunjungi dilakukan wawancara, pengamatan kondisi rumah dan hal-hal lain yang dapat mendukung keakuratan data yang diperlukan.

“Sehingga dalam satu rumah memerlukan waktu yang cukup lama, beberapa jam. Verivali yang dilaksanakan ini menyesuaikan dengan waktu magang mahasiswa selama dua bulan, sejak awal Mei hingga akhir Juni 2022,” terangnya.

Ia pun berharap, ke depannya mahasiswa diberikan waktu yang lebih lama, sehingga dapat melakukan verifikasi secara total terhadap KK yang ada dan ini juga dapat membantu tugas-tugas kelurahan dalam melaksanakan verifikasi DTKS di lapangan,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, beberapa mahasiswa magang menyampaikan saran dari hasil tinjauan di lapangan seperti keluarga penerima manfaat (KPM) yang masuk dalam daftar DTKS agar mau di verifikasi, penerima bantuan sosial lebih tepat sasaran.

Kemudian, bagi keluarga penerima yang sudah meninggal agar segera di hapus, walaupun tanpa akte kematian, dan keluarga penerima bantuan sosial yang sudah mampu diharapkan dengan kesadaran diri mau mengundurkan diri sebagai penerima bantuan.

Hadir juga dalam rapat tersebut, pejabat struktural dan fungsional dinsos, kasi pelayanan dan kesos kelurahan se- kecamatan Tanjungpinang Timur, staf bidang penanganan fakir miskin, serta operator kecamatan Tanjungpinang Timur.

Sumber: Diskominfo Tanjungpinang

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Close