KepriNatuna

Mendagri: Bupati, Camat dan Kepala Desa Harus Kerjasama Bangun Daerah

Lihatkepri.com, Natuna – Setibanya Rombongan Menko Polhukam dan Mendagri di Pulau Laut, Kedua Menteri dan rombongan langsung menuju ke Puskesmas untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi masyarakat Pulau Laut.

Bupati, Camat dan Kepala Desa Harus Kerjasama Bangun Daerah
Menteri Mahfud dan Tito tiba di Kantor Camat Pulau Laut

Usai peninjauan proses vaksinasi di puskesmas Menteri Mahfud MD dan Tito Karnavian bersama rombongan menuju ke kantor Camat Pulau Laut dengan menggunakan kendaraan bermotor, setibanya di Kantor Camat, Mahfud dan tito kembali meninjau pelaksanaan gerakan sadar administrasi kependudukan (GESA) di ruang khusus.

Usai peninjauan GESA Mahfud dan Tito bertemu ramah dengan tokoh masyarakat Pulau Laut di halaman kantor Camat Pulau Laut untuk mendengarkan penyampaian aspirasi dari masyarakat Pulau Laut untuk pembangunan daerah.



Setelah mengikuti beberapa agenda kegiatan di Pulau Laut ada 5 poin penting yang di sampaikan oleh masyarakat pulau laut kepada Menko Polhukam dan Mendagri, yang pertama harus memperkuat lagi pertahanan keamanan laut Natuna karena masih banyak ditemukan kasus ilegal fishing, kedua membangun infrastruktur jalan, yang ke tiga mebeli mesin pembangkit listrik atau mesin PLN 1 unit lagi untuk cadangan apabila terjadi mesin rusak, poin yang ke empat membangun 3 unit gedung PKK untuk 3 Desa dan poin yang ke lima tunjangan untuk ASN, TNI Polri yang bertugas di Pulau Laut.

 

Menteri Mahfud, Tito dan Plt Kadiskes, Hikmat Aliansyah Foto Bersama Staf Puskesmas Pulau Laut

 

Medagri, Tito Kanravian berpesan “Bupati, Camat, Kepala Desa dan BPD harus bekerja sama membangun daerah jangan ada saling melempar kata kalo pejabat pemerintahan saling lempar melempar takkan majulah sebuah daerah, yang penting saling bekerjasama kalo kerja berat kita saling kerjasama membantu pasti akan terasa ringan, ajukan saja dan tulis apa yang perlu dibangun dan ajukan jika, anggarannya tidak bisa di bangun dengan anggaran APBD ajukan ke Provinsi kalo tak mampu Provinsi bantu ajukan ke tingkat pusat” ungkap Tito.

Selesai melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan Menteri di Pulau Laut, usailah tugas kami sebagai media atau wartawan meliput kegiatan di Pulau Laut dan akan kembali ke Ranai untuk melaksankan tugas liputan lainnya di Ranai ibukota Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau.



Sebelum kembali ke Ranai Natuna, kawan-kawan media bergegas menuju pelabuhan kapal yang baru yang berada di Pulau Laut, tidak begitu jauh jaraknya dengan lokasi kantor Camat Pulau Laut untuk naik ke kapal KN.Sasi Kirana milik Basarnas Natuna.

Setibanya kami di kapal KN.Sasi Kirana seluruh penumpang yang hendak ke pelabuhan Penagi Ranai di berikan pengarahan atau brifing sebelum berlayar.

 

Kepala Basarnas Natuna, Meximus

 

Brifing dipimpin langsung oleh kepala Basarnas Natuna, Meximus Bekabel diatas kapal adapun pengarahan yang disampaikannya berupa tata tertip saat berlayar diatas kapal KN.Sasi Kirana.

Menurut Mexi, “Setiap hendak berlayar maupun setelah tiba pada tempat tujuan seluruh penumpang di wajibkan mengikuti brifing tanpa terkecuali, kecuali penumpang yang sakit.



Istilah dalam pelayaran disebut pengamanan siaga sar khusus, dalam kunjungan Menko Polhukam dan Mendagri pada saat ini ungkap Mexsi”, saat di wawancarai oleh awak media ini saat dalam perjalanan dari pelabuhan Pulau Laut menuju ke Pelabuhan Penagi Ranai, Rabu 24/11/2021 sekitar jam 15:30 waktu Indonesia bagian Barat.



(Muhammad Amin)
Kepala Biro Natuna

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close