KepriTanjungpinang

Industri Hulu Migas Miliki Multiplier Effect Bagi Pembangunan Daerah

Lihatkepri.com, Tanjungpinang – Ada harapan yang disampaikan masyarakat Kepulauan Riau secara tersirat kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Kepulauan Riau (Kepri) bersama SKK Migas Perwakilan Sumatera bagian Utara (Sumbagut).

Harapan ini muncul tentu bukan tanpa sebab, namun perlu adanya keseimbangan dari kegiatan eksplorasi, pengembangan lapangan migas, produksi/ eksploitasi, lifting minyak bumi atau gas alam yang ada di Kepri.

Minyak dan gas bumi (Migas), pengelolaannya harus secara maksimal memberikan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat yang ada di Kepri, karena Migas merupakan komoditas vital yang menguasai hajat hidup orang banyak dan mempunyai peranan penting dalam perekonomian nasional.

Multiplier Effect Industri Hulu Migas

Industri Hulu Migas harus memberikan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat juga mempunyai peranan penting dalam perekonomian nasional. Multiplier Effect dimana peningkatan pengeluaran nasional mempengaruhi pendapatan dan konsumsi menjadi lebih tinggi dibandingkan jumlah sebelumnya.

Belum lama ini, Selasa (12/10/2021) KKKS Wilayah Kepri bersama SKK Migas Perwakilan Sumbagut menggelar kegiatan Webinar dengan tema “Efek Berganda Industri Hulu Migas bagi Pembangunan Daerah Kepulauan Riau” dan Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) 2021.

Tentu hal ini merupakan salah satu upaya KKKS dan SKK Migas untuk terus memberikan informasi terbaru tentang perkembangan industri hulu migas khususnya di Kepri. Kegiatan ini juga merupakan upaya KKKS – SKK Migas untuk terus menjalin silaturahim dengan jurnalis dan pemangku kepentingan di Kepri meskipun di tengah Pandemi Covid-19.

Peran Industri Hulu Migas Bagi Pembangunan Kepri

Kepulauan Riau merupakan salah satu daerah strategis yang ada di Indonesia, keberadaannya berbatasan langsung dengan negara luar. Tentu untuk mencapai target pembangunan harus adanya kolaborasi antara pemerintah maupun swasta dalam merealisasikan hal tersebut.

Selain fokus pada kesejahteraan 7 Kabupaten dan Kota Se Kepri, tentunya Pemerintah Provinsi Kepri juga fokus kepada program strategisnya, seperti Pembangunan Jembatan Batam-Bintan, Pembangunan Ply Over Simpang Kabil Batam dan Sistem Penyediaan Air Minum (SMAM) Regional Bintan.

“Saya berharap peran industri hulu migas menjadi signifikan dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat Kepri khususnya di 4 kabupaten yang menjadi area kerjanya,” ujar Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close