
Batam
Dwi Ajeng Sekar Respaty Rangkul 100 Pengemudi Ojek Online di Bulan Ramadhan: Perkuat Solidaritas dan Dukungan Bagi Pekerja Ekonomi Digital
BATAM – Anggota DPD/MPR RI Dapil Provinsi Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, S.H., M.Kn., menyelenggarakan kegiatan “Berbagi Berkah, Kuatkan Langkah” bersama 100 pengemudi ojek online di Kantor DPD RI Perwakilan Kepulauan Riau.
Kegiatan berbagi dan silaturahmi pada bulan Ramadhan ini dihadiri oleh perwakilan para pengemudi ojek online dari berbagai platform seperti Grab, Gojek, Shopee dan Maxim, sebagai bentuk apresiasi terhadap peran penting mereka dalam menjaga mobilitas ekonomi masyarakat selama bulan suci. Selain pembagian paket bantuan Ramadhan, kegiatan juga diisi dengan dialog terbuka guna menyerap aspirasi terkait harapan dan tantangan yang dihadapi para pekerja sektor transportasi berbasis aplikasi.

Dwi Ajeng Sekar Respaty terus menguatkan komitmennya dalam program-program pemberdayaan dan edukasi bersama mitra-mitra strategis di daerah, hingga ke sektor informal.
“Pengemudi ojek online adalah denyut nadi mobilitas masyarakat dan bagian tak terpisahkan dari pertumbuhan ekonomi daerah. Bantuan ini sebagai salah satu bentuk apresiasi dan kami harapkan dapat sedikit meringankan beban kebutuhan harian di bulan Ramadhan,” tegas Dwi Ajeng.
Ia juga menambahkan bahwa selain bantuan langsung, kegiatan ini juga menjadi wadah dialog dengan para pengemudi ojek online, dan menjadi bentuk hadirnya negara di setiap sektor kehidupan masyarakat.
Salah satu koordinator pengemudi yang hadir, Maruba Hutapea, menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan tersebut. “Bantuan dari Ibu Ajeng dan tim ini memberikan semangat luar biasa bagi kami, karena bukan hanya tentang bantuannya, tetapi kami juga merasa diapresiasi dan didengar harapan-harapannya,” ujarnya.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Senator Dwi Ajeng untuk terus memperluas ruang dialog dengan berbagai kelompok masyarakat, terutama mereka yang berada di garis depan pelayanan publik dan ekonomi harian. Ramadhan bukan sekadar bulan berbagi, melainkan momentum memperkuat dukungan pada keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.








