KepriNatuna

Aksi Aliansi Nalayan Natuna Tolak Nelayan Pantura Centrang

Lihatkepri.com, Natuna – Aliansi Nalayan Natuna Gelar Aksi Tolak Nelayan Pantura Centrang di Kantor DPRD Natuna, Kamis (27 Februari 2020)

Berdasarkan informasi ada beberapa daerah atau desa gabungan dari nelayan dan masyarakat umum yang akan turun ikut aksi tersebut.

Diantaranya Gabungan nelayan dan masyarakat Desa Sepempang, gabungan nelayan dan masyarakat Bunguran Barat Sedanau, gabungan nelayan Desa Batu Gajah, Sungai Ulu dan sekitarnya, nelayan kecamatan Pulau Tiga Barat serta masyarakat yang ada di sekitaran Bunguran Besar Natuna

Ketua ANNA, Hendri S.Ip

Ketua Aliansi Nelayan Natuna (ANNA) Hendri S.Ip setelah dikonfirmasi oleh media LihatKepri.com menerangkan bahwa pihaknya terus terang tidak terima kalau nelayan Pantura menggunakan alat tangkap Cantrang sedangkan kami menggunakan alat-alat tradisional.

“Padahal penggunaan alat tangkap Cantrang atau sejenis Trawl sudah dilarang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan serta sudah tercantum dalam peraturan perundangan No 71 thn 2017. Satu lagi yang kami tidak terima yaitu ada pula oknum-oknum yang menerima dan merasa diuntungkan apabila nelayan Pantura di mobilisasi ke Natuna,” ujarnya.

Menurut Hendri, Saat ini tahapan pertama sudah masuk 30 kapal nelayan dari Pantura ke laut Natuna Utara yang sudah beroperasi kemudian akan menyusul lagi tahap ke dua yakni 470 kapal Pantura katanya akan tiba dalam waktu dekat ini.

“Oleh sebab itu kita Aliansi Nalayan Natuna (ANNA) tetap menulak keputusan yang di buat pemerintah pusat tersebut walaupun belum di dengar oleh yang memegang kebijakan,” ujarnya

(Mhd Amin)
Kepala Biro Naruna

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close