
BatamKepulauan Riau
Batam Tidak Hanya Wisata Bahari, Ternyata Wisata Religi Juga Sangat Berpotensi
Lihatkepri.com, Batam – Batam merupakan kawasan Lintas Batas antar negara dengan budaya melayu yang kenal dengan nuansa Religi. Kementerian Pariwisata Deputi Bidang Promosi Nusantara Wawan Gunawan menilai untuk Banyak potensi Pariwisata yang perlu di kembangkan dengan kawasan Lintas Batas (Crossborder) tentu akan menjadi Prioritas.
“Potensi yang dapat di kembangkan di Batam Bukan Hanya wisata Bahari,budaya,ternyata Wisata religi juga sangat berpotensi,” ungkap Wawan saat menghadiri kegiatan Dzikir Akbar dan Gema Sholawat anak yatim di Batam.
Selanjutnya, Wawan Menambahkan potensi ini (wisata Religi) sangat besar yang harus di tangkap dan dikembangkan oleh masyarakat Batam.
“Kementerian dan Pariwisata dalam Hal ini sangat mendukung Penuh dan siap untuk di promosikan dalam program Pesona Indonesia,” ucapnya.
Tokoh Pemuda Muslim kota Batam yang sekaligus salah satu inisiator kegiatan, menyebutkan upaya Batam untuk menjadi salah satu bagian daerah Wisata religi sudah digagas dan di program oleh pemerintah daerah dan masyarakat Batam sejak lama .
“Gelar Dzikir Akbar dan gema sholawat yang bersama 4444 Anak Yatim se kota Batam sebagai program wisata religi,” ucap Mukhlis di Spot Hal Temenggung Abdul Jamal Batam, Minggu (14/5)
Kegiatan Dzikir akbar dan Gema sholawat anak yatim sudah mendapat dukungan penuh Kementerian Pariwisata RI yang bertujuan mendongkrak peningkatan wisatawan mancanegara datang ke Batam.
Muklis menjelaskan kegiatan mengadakan dzikir akbar dan gema ribuan sholawat anak yatim merupakan bakti masyarakat untuk kemakmuran dan kemaslahatan ummat. Panitia Bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI, Organisasi Masyarakat Se Kota Batam yaitu PP, Banser, Ansor, Karang Taruna, HMI, BEM Fisipol Unrika, Formab, IPIM, DMI.
“Inisiator kami dari Yayasan Masjid Baitul Mustaqim beserta Para Alim Ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Batam,” ujarnya
Kegiatan ini tidak ada kepentingan apapun yaitu Murni membahagiakan anak yatim dan piatu dan untuk ukhuwah, kesejahteraan dan kemakmuran Batam. Adapun Dzikir Akbar dan Shalawat yang di dikumandangkan Ribuan Anak yatim dan tokoh agama Batam menggema suasana sekitar terasa menjadi khidmat. (Ajang)







