BatamKepulauan Riau

Usai Rapat Bersama, AMPLI Tegaskan Kenaikan Listrik Jangan Lebih Dari 10%

Lihatkepri.com, Batam – Usai rapat bersama, Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota Batam dan Bright PLN Batam, Aliansi Masyarakat Peduli Listrik (AMPLI) menegaskan bahwa kenaikan tarif listrik jangan lebih dari 10%.

“Rapat tadi, hanya untuk mendengarkan pendapat Masyarakat Batam, Pemko Batam dan Bright Batam. Selanjutnya pendapat itu akan disampaikan kepada Gubernur untuk diputuskan,” ujar Said Abdullah, Jumat (28/4/2017).

Dalam hal ini, Said Abdullah mengatakan bahwa AMPLI juga tetap menuntut Peraturan Gubernur mengenai tarif listrik yang sudah diputuskan itu harus direvisi.

“Dalam rapat tadi AMPLI menegaskan sikapnya bahwa Kenaikan listrik jangan lebih 10%. Jika tdk, segenap masyarakat Batam akan melakukan perlawanan keras,” ujar Said Abdullah.

Selanjutnya, Said Abdullah menegaskan bahwa, angka sepuluh persen ini didapat dengan memprtimbangkan semua pihak, terutama kemampuan masyarakat saat ini yang sedang terpuruk, pertumbuhan ekonomi Batam terjun bebas diangka 4.13 persen, di bawah pertumbuhan ekonomi nasional yang 5,3 persen.

“Angka pengangguran mencapai 250 orang, ada 90 perusahaan yang tutup, 20 diantaranya perusahaan Shypyard. Angka kemiskinan mencapai 49 ribu orang,
daya beli masyarakat menurun,” ujar Said Abdullah.

Show More
Kepriwebsite
Close