
BatamKepulauan Riau
Kepala BI Kepri, Gusti Pastikan Tidak Terjadi ‘Rush Money’ di Sini
Lihatkepri.com, Batam – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau memastikan sejauh ini tidak ada penarikan uang secara masif di Kepulauan Riau, Selasa (29/11/2016).
“Tidak terjadi ‘rush money’ di sini,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri Gusti Raizal Eka Putra melalui Telephon selulernya Batam saat di konfirmasi,Senin (28/11/2016)
Gusti menyatakan hingga Jumat siang, aktivitas perbankan berjalan normal. Bila pun ada penarikan dana dari tabungan, jumlahnya tidak signifikan. Apalagi, tanggal 25 merupakan hari gajian bagi sebagian perusahaan dan institusi.
“Uang keluar hingga saat ini sekitar 35 M hingga 105 M itu masih katagori wajar,” ucap Gusti.
Selain itu sebut Dia, perpindahan uang antar Bank Konvensional ke Syariah masih signipikan saat ini untuk Kepri. Tidak ada larangan untuk perbanklan jika perpindahan uang,sela uang itu berputar di Bank.
“Yang tidak boleh itu penarikan uang di simpan di Rumah ataupun di Bawa ke luar (Negeri),” jelas Gusti.
Menurut dia, tidak ada alasan yang membuat masyarakat melakukan “rush money”, karena kondisi perekonomian tengah stabil apalagi untuk privinsi Kepri.
“Kondisi sirkulasi keuangan di Bank- Bank di kepri cenderumg stagnan bahkan sangat normal tidak ada dapak dari isu Rus Money yang beredar di Medsos,” jelas Gusti.
Sehubungan dengam beredarnya isu Rus Maney di Masyarakat tidak ada pembatasan penarikan uang bagi Nasabah selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku menurut undang- Undang Perbankkan.
Beredar pengakuan salah seorang warga di Batam, Nur Sandi mengaku kesulitan untuk menarik uang Tunai.
“Sekarang sudah mulai sulit mau narik uang kisaran 100 juta,” kata Nur Sandi di kantor Pemko Batam pada Jumat Pagi (25/11/2016).
Seharusnya kata dia dari Pihak Bank tidak boleh mempersulit tidak ada alasan kuat untuk itu. (Ajang Nurdin)







