Kepulauan RiauTanjungpinang

Gandeng FSLDK, JPRMI Gelar Mabit dan Tablik Akbar

Lihatkepri.com, Tanjungpinang – Jelang malam tahun baru pada Sabtu (31/12/2016), Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid (JPRMI) Kepulauan Riau dengan menggandeng Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Kepulauan Riau akan menggelar malam bina iman dan takwa (Mabit) dan tablik akbar di Masjid Raya Nur Ilahi, Dompak.

Hal itu seperti yang disampaikan Ketua JPRMI Kepulauan Riau Afrizal, M.Si kepada wartawan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan agenda yang diperuntukkan untuk pemuda dan masyarakat ibukota Kepulauan Riau, Tanjungpinang. Menurutnya, umat Islam khususnya pemuda di Tanjungpinang harus memiliki agenda alternatif yang positif.

“Kita menggelar malam bina iman dan takwa atau dikenal Mabit ini untuk menjaga generasi muda kita dari kegiatan-kegiatan negatif di malam tahun baru. Nah, kita mencoba menggelar doa dan zikir bersama pada agenda mabit dengan mengundang dai dari Jakarta Ustadz H. Ir. Adam Ibrahim, namun perlu kami tegaskan juga agenda ini bukan sempena menyambut tahun baru 2017 karena kita hingga saat ini keyakinan kita pada tahun hijriah bukan masehi” kata Afrizal Kaharudin.

Selain kegiatan tablik akbar, ada juga kegiatan bazar buku Islmai, nonton bareng film Islami, outbound dan teknik memanah dipagi Ahad.

“Kita berupaya mengemas kegiatan semenarik mungkin dan dari kegiatan ini kita berharap partisipasi umat Islam di Tanjungpinang dan anak-anak muda, semoga kegiatan yang kami rancang sukses dan lancar,” kata Afrizal Kaharudin.

Sementara itu, Ketua Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Kepri Adrian yang juga merupakan mahasiswa UMRAH menambahkan kegiatan ini diakhiri juga dengan Gerakan Subuh Berjamaah yang bekerjasama dengan Komunitas Pemuda Pejuang Subuh (KPPS).

“Kegiatan ini adalah kerjasama antara JPRMI, KPPS dan FSLDK serta lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan lainnya, kita berharap kegiatan bisa sukses dan lancar untuk informasi lengkap bisa menghubungi 0853 6359 7984 dan panitia pun menyediakan transportasi,” tutup Adrian.

 

Show More
Kepriwebsite
Close