BintanKepulauan Riau

Bupati Bintan Apri Sujadi Sholat Idul Adha dan Kurban di Bintan Utara

Lihatkepri.com, Bintan – Bupati Bintan, H. Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Bintan Drs. H. Dalmasri Syam, MM melakukan Sholat Idul Adha 1437 Hijiriyah/2016 Masehi di Lapangan Hang Tuah TNI AL Mentigi, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.

Selanjutnya, Apri Sujadi beserta rombongan langsung menuju lokasi penyerahan hewan kurban di Masjid Mentigi dan di Gedung Nasional serta selanjutnya ketempat penyerahan qurban lainnya.

Hari Raya Idul Adha, menurut Apri Sujadi merupakan hari yang bersejarah bagi ummat manusia, karena Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan Ismail telah meletakan dasar-dasar ketauladanan yang fundamental hingga kini masih bisa kita laksanakan yakni, pelaksanaan ibadah haji dan penyembelihan hewan Qurban.

“Dua kegiatan inilah yang hingga kini mampu menjadi tuntunan kaum muslimin – muslimat di dunia, menunaikan rukun Islam ke-5 (Lima). Peristiwa itu mengingatkan kita untuk mengikuti contoh tauladan yang diwariskan Nabi Ibrahim Alaisalam, suatu contoh pengorbanan yang tak ada tara bandingannya,” ujar Apri Sujadi.

Selanjutnya, Apri Sujadi menegaskan bahwa, sehingga bila Allah yang meminta dan kalau untuk kepentingan agama, jiwa ragapun siap dikorbankan, seperti yang dibuktikan oleh Nabi Ismail sebagai wujud kepatuhan kepada Orang Tua (Nabi Ibrahim Alaihisalam) dan ketaatan kepada Allah.

“Peristiwa itu diharapkan menjadi tauladan bagi untuk meningkatkan keimanan, keikhlasan dalam amal saleh, yang semuanya tercermin dalam ibadah Qurban yang kita lakukan,” ujar Apri Sujadi.

Apri Sujadi mengatakan bahwa, Ibadah Haji merupakan rukun islam ke-5 (Lima) yang diwajibkan seumur hidup sekali bagi ummat muslim yang telah mempunyai kemampuan, mampu biaya, fisik dan aman perjalanannya.

Tahun ini, Apri Sujadi menegaskan bahwa Kabupaten Bintan telah memberangkatkan 32 orang jamaah haji. Dan kini, mereka sedang berada di Mina untuk melempar Jumroh setelah sehari sebelumnya Wukuf di Arafah.

“Prosesi yang mereka lakukan saat ini adalah puncak rangkaian ibadah haji. Kita doakan agar kiranya mereka dapat melaksanakan ibadah haji dengan sebaik-baiknya, diberikan kesehatan lahir dan batin dan pada akhirnya meraih predikat haji yang mabrur,” ujar Apri Sujadi.

Menurut Apri Sujadi, bila mengkaji hikmah yang terkandung dalam ibadah Qurban sekurang-kurangnya ada dua dimensi, yaitu Dimensi Ritual dan Dimensi Sosial.

Dimensi Ritual yaitu pelaksanaan Qurban semata-mata karena memenuhi perintah Allah dan Rasulnya seperti halnya yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim Alaihisalam, sekalipun harus menyembelih putra kesayangannyaIsmail Alaihisalam.

Serta, Dimensi Sosia yakni disamping keimanan, ibadah Qurban juga berdimensi sosial, karena daging Qurban yang dibagikan dapat menjadi perekat antara si kaya dan si miskin., oleh karena ituberqurban hakekatnya membina persaudaraan, mengamalkan nilai-nilai kepekaan dan kepedulian sosial.

“Insyaallah makna Idul Qurban yang hadir ditengah-tengah kita saat ini dapat kembali memeberi sinar dan dorongan untuk merajut kembali rasa perdamaian dan persaudaraan diantara kita. Paling tidak disini, kita memulainya diantara sesama muslim. Kita harus segera melakukan perubahan dan menggesa pembangunan Kabupaten Bintan yang kita cintai ini. Tanpa persaudaraan dan kebersamaan yang terwujud dalam kesediaan untuk bersama-sama berkorban, mustahil semua itu dapat terlaksana,” ujar Apri Sujadi.

 

Show More
Kepriwebsite
Close