Batam

IA Polbat Dorong Penguatan Solusi Teknis, Apresiasi Respons Amsakar–Li Claudia atas Keluhan Air

Batam – Ikatan Alumni Politeknik Negeri Batam (IA Polbat) menilai krisis air bersih yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Batam dan memicu keluhan hingga aksi masyarakat merupakan persoalan serius yang perlu ditangani melalui penguatan solusi teknis dan perbaikan tata kelola layanan publik secara berkelanjutan.

Ketua Umum IA Polbat, Dr. Fendi Hidayat, S.T., M.Kom, mengatakan persoalan air bersih di Batam tidak bisa dipahami sebagai gangguan sesaat, melainkan tantangan struktural yang berkaitan dengan kapasitas infrastruktur, distribusi, dan manajemen sistem penyediaan air.

“IA Polbat memandang krisis air bersih sebagai persoalan mendasar yang harus ditangani dengan pendekatan teknis yang terukur serta perencanaan jangka menengah dan jangka panjang. Penguatan infrastruktur dan sistem distribusi menjadi kunci agar persoalan ini tidak terus berulang,” ujar Fendi.

IA Polbat mengapresiasi langkah Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang turun langsung menemui warga dan membuka ruang dialog dalam merespons keluhan masyarakat terkait layanan air bersih. Menurut IA Polbat, kehadiran langsung pimpinan daerah menunjukkan sikap kepemimpinan yang responsif dan terbuka terhadap aspirasi publik.

Selain itu, IA Polbat juga mencatat kehadiran Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam pertemuan dengan warga. Kehadiran tersebut dinilai sebagai sinyal penting adanya koordinasi antara pemerintah daerah dan otoritas pengelola kawasan dalam menangani persoalan air bersih yang bersifat lintas kewenangan.

“Kehadiran Wali Kota Batam bersama Wakil Kepala BP Batam, Ibu Li Claudia Chandra, menunjukkan adanya keseriusan dan koordinasi antar lembaga dalam merespons keluhan masyarakat. Ini merupakan langkah awal yang positif untuk memastikan solusi yang ditempuh bersifat terpadu, bukan parsial,” lanjut Fendi.

Meski demikian, IA Polbat menegaskan bahwa dialog dan respons cepat perlu diikuti dengan langkah teknis yang konkret, terjadwal, dan berbasis data. Upaya tersebut mencakup percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur air, optimalisasi jaringan distribusi, serta evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pengelolaan air bersih di Batam.

Sebagai organisasi alumni perguruan tinggi vokasi, IA Polbat juga mendorong pelibatan sumber daya manusia teknis lokal, termasuk tenaga profesional dan alumni politeknik, dalam proses perencanaan, pengawasan, dan implementasi solusi infrastruktur air.

“Batam memiliki sumber daya manusia teknis yang mumpuni. Pelibatan keahlian lokal akan memperkuat efektivitas kebijakan sekaligus memastikan solusi yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah,” katanya.

IA Polbat turut mendorong pemerintah daerah dan BP Batam untuk menyampaikan peta jalan penyelesaian krisis air secara terbuka kepada masyarakat, termasuk target waktu, indikator capaian, dan mekanisme evaluasi berkala.

Menurut IA Polbat, transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan kebijakan akan memperkuat legitimasi pemerintah sekaligus mencegah kesenjangan antara harapan masyarakat dan realisasi di lapangan.

“IA Polbat siap berperan sebagai mitra strategis dan konstruktif pemerintah dalam mendorong perbaikan tata kelola layanan air bersih, demi terpenuhinya hak dasar masyarakat Batam secara adil dan berkelanjutan,” tutup Fendi.

Tags
Show More
Kepriwebsite

Leave a Reply

Close