Opini

Mahasiswa Suara Rakyat atau Corong Suara?

Di Lingga hari ini, wajah gerakan mahasiswa terbelah menjadi dua. Di satu sisi, mahasiswa yang masih setia pada nalar kritis dan keberpihakan pada rakyat. Di sisi lain, mahasiswa yang memilih jalan aman: merapat ke kekuasaan, menukar idealisme dengan akses dan fasilitas. Dua kelompok ini hidup di ruang yang sama, namun berjalan ke arah yang berlawanan.

Mahasiswa kritis hadir saat kebijakan bermasalah muncul. Mereka bersuara tentang pengangguran, kerusakan lingkungan, ketimpangan pembangunan, dan pendidikan yang tertinggal. Mereka mungkin tidak selalu rapi dalam tutur kata, tapi keberanian mereka lahir dari kegelisahan nyata atas kondisi Lingga.

Sebaliknya, mahasiswa penjilat muncul ketika kamera menyala dan pejabat datang. Kritik dianggap musuh. Kebijakan apa pun dibela mati-matian, selama pintu kekuasaan tetap terbuka. Mereka rajin memoles narasi seolah Lingga baik-baik saja, sambil menutup mata terhadap persoalan di lapangan.

Perbedaan paling mencolok terletak pada keberpihakan. Mahasiswa kritis berpihak pada rakyat, meski harus berhadapan dengan tekanan. Mahasiswa penjilat berpihak pada kekuasaan, meski harus membungkam nurani sendiri.

Ironisnya, mahasiswa penjilat sering menuduh mahasiswa kritis sebagai pembuat gaduh dan penghambat pembangunan. Padahal sejarah membuktikan, pembangunan tanpa kritik hanya melahirkan kebijakan elitis yang jauh dari kebutuhan masyarakat.

Lingga tidak kekurangan mahasiswa pintar. Yang dipertaruhkan hari ini adalah keberanian. Apakah mahasiswa memilih menjadi mitra kritis yang jujur, atau menjadi alat legitimasi yang patuh?

Pada akhirnya, waktu akan mencatat pilihan itu. Mahasiswa kritis mungkin disisihkan hari ini, tapi mereka berdiri di sisi yang benar. Sementara mahasiswa penjilat mungkin dekat dengan kekuasaan sekarang, namun akan kehilangan kepercayaan publik esok hari.

Lingga tidak akan berubah oleh tepuk tangan. Lingga hanya bisa maju oleh keberanian.

Penulis : Muhammad Fatur, S.Pd

Tags
Show More
Kepriwebsite

Leave a Reply

Close