
Batam
Pemuda ICMI Kepri Sambut Baik Dukungan Investor Asing dalam Proyek Jembatan Batam–Bintan
Batam – Pemuda ICMI Kepulauan Riau menyambut baik rencana masuknya investor asing, khususnya dari China Road and Bridge Construction (CRBC), dalam pembangunan Jembatan Batam–Bintan. Kehadiran investor tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat realisasi proyek infrastruktur yang sudah lama menjadi cita-cita masyarakat Kepri.
Ketua Pemuda ICMI Kepri, Andriansyah Sinaga, menyatakan bahwa pembangunan jembatan ini bukan hanya sekadar proyek fisik, melainkan pintu masuk bagi akselerasi pembangunan ekonomi daerah. Dari perspektif akademik, infrastruktur konektivitas adalah faktor kunci dalam meningkatkan daya saing wilayah, memperkuat integrasi ekonomi, serta memperluas distribusi manfaat pembangunan.
“Jika jembatan ini terwujud, maka efek multiplikasi ekonominya akan sangat besar. Sektor pariwisata, logistik, perdagangan, hingga UMKM akan terdorong secara signifikan. Konektivitas Batam–Bintan akan membuka peluang mobilitas barang dan manusia lebih efisien, yang pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta pendapatan asli daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pemuda ICMI menilai bahwa kehadiran investor asing dengan teknologi modern menjadi faktor penting dalam memastikan proyek dapat berjalan sesuai standar internasional. Namun demikian, pemerintah daerah dan pusat tetap harus menyiapkan regulasi yang jelas, transparansi dalam kerjasama investasi, serta keberpihakan kepada masyarakat lokal agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.
“Pembangunan Jembatan Batam–Bintan adalah momentum sejarah. Pemuda ICMI mendorong agar semua pihak—baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat—dapat bergandengan tangan dalam menyukseskan proyek ini. Karena pada akhirnya, keberhasilan pembangunan bukan hanya tentang berdirinya sebuah jembatan, tetapi juga tentang terciptanya kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat Kepri,” tutup Andriansyah.