
Kepulauan RiauTanjungpinang
Peduli Covid-19, Persakmi Kepri Turun ke Desa Gelar Aksi Sosial
Lihatkepri.com, Tanjungpinang – Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat (PERSAKMI) Kepulauan Riau Indonesia melaksanakan rangkaian Aksi Sosial Covid-19 dengan menyalurkan sembako dan masker kain kepada masyarakat di Sungai Nyirih, Tanjungpinang dan Tembeling, Bintan (15/5).
Dalam aksi sosial yang dilaksanakan bersama Fakultas Kesehatan Universitas Ibnu Sina Batam itu juga dilakukan advokasi kepada pihak desa dan RT setempat.
Persakmi mendorong RT untuk lebih aktif melakukan pengamanan wilayah berbasis keluarga, terutama terkait pengamanan sosial dan pelacakan kasus.
“Kita perlu mempunyai data base warga. Kita semua terkena dampak Covid-19, tapi ada keluarga yang lebih membutuhkan. Bantuan ini kita khususkan bagi mereka yang paling membutuhkan,” demikian arahan Tatang Hidayat, S.KM, DAP&E selaku pembina Persakmi Kepri di lokasi kegiatan.
Anggota Persakmi adalah Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM) yang saat ini berjibaku melawan Covid-19 di garis paling depan. Bersama tenaga kesehatan lainnya mereka tergabung dalam gugus tugas untuk pelacakan kasus, promosi/advokasi kesehatan, serta logistik/sarana prasarana.
Suhandi, S.KM, salah seorang ahli kesehatan masyarakat yang dituakan di Kepri yang juga hadir dalam aksi sosial tersebut berharap kepada Persakmi yang mempunyai semangat muda untuk meningkatkan profesional dalam menghadapi masalah kesehatan masyarakat.
Persakmi melaksanakan berbagai kegiatan sebagai bentuk tanggungjawab profesi untuk menangani masalah Covid-19. Mereka fokus meningkatkan kapasitas anggota dalam pelacakan epidemiologi, pemantapan sistem informasi berbasis peta, termasuk advokasi ke pengambil kebijakan.
“Kita telah melatih dan beberapa Puskesmas dan Kabupaten/Kota untuk memantau pandemi di wilayah masing-masing. Selain itu, kita juga mengikuti pelatihan bersama ahli kesehatan masyarakat nasional dan internasional secara online. Saat ini Persakmi juga sedang menyusun sebuah buku tentang penanganan pandemi Covid-19 di Kepulauan Riau.” Selain itu Sekretaris Persakmi, Abdul Rauf Rahim, SKM., M.Si menambahkan bahwa Persakmi sudah menyiapkan relawan terlatih yang siap diturunkan ketika ada permintaan dari Pemerintah Provinsi.
Terkait kepatuhan tetap dirumah dan jaga jarak, beliau menyatakan bahwa pelonggaran yang dilakukan pemerintah mengakibatkan perkiraan penyelesaian pandemi bergeser ke akhir tahun. Tim Gugus Tugas selaku komando koordinasi penanganan pandemi diharapkan menjadi satu-satunya sumber informasi agar masyarakat tidak bingung dengan berita yang diragukan kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk tetap mematuhi himbauan dan arahan pemerintah.






