
Kepulauan RiauTanjungpinang
Syukuran 4 Tahun Atas Kepemimpinan Lis-Syahrul, Dinilai Berhasil
Lihatkepri.com, Tanjungpinang – Empat tahun sudah masa kepemimpinan H Lis Darmansyah dan H Syahrul sebagai walikota dan wakil walikota Tanungpinang yang dilantik sejak 16 Januari 2013 silam.
Lis Darmansyah Putra asli daerah Tanjungpinang yang lahir pada 18 Maret 1970, dinilai sukses memimpin Tanungpinang bersama wakilnya Syahrul kelahiran 30 Agustus 1960. Kedua putra daerah ini genap 4 tahun memimpin Tanjungpinang, pada hari ini, 16 Januari 2017 dari itu Pemerintah Kota mengelar syukuran 4 tahun kepemimpinan Lis-Syahrul (16/1), di Gedung PKK Senggarang.
Adapun kesuksesan yang diraih Lis-Syahrul selama menjabat, seperti data yang di rangkuman dari Kepala Sub Bagian Protokol dari Humas dan Protokol Pemkot Tanjungpinang, Isnaini Wibowo sebagai berikut:
1. Disiplin dan mental pegawai ASN sudah lebih baik dari tahun ke tahun, hasilnya Pemko Tanjungpinang mendapatkan peringkat ke-4 se Indonesia hasil survei integritas sektor publik oleh KPK karena mendapatkan nilai 7.50 diatas indeks minimal KPK 6.00 (2014), tahun berikutnya mendapatkan penghargaan inovasi administrasi negara dari LAN RI (2015), ditahun berikutnya mendapatkan predikat Sangat Baik (BB) terhadap akuntabilitas kinerja Pemerintah Kota dari Menteri PAN-RB (2015 & 2016).
2. Pengelolaan Keuangan Daerah yang semakin baik dari tahun ke tahun sehingga Pemko Tanjungpinang mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI dua tahun berturut turut (2014 & 2015).
3. Peningkatan Sarana Kesehatan dengan Pembangunan Puskesmas batu 10 dan Puskesmas Pancur berstandar ISO, fasilitas rawat inap pada Puskesmas Kampung Bugis, peningkatan kualitas puskesmas pembantu dan posyandu serta penambahan fasilitas alat kesehatan seperti alat hemodialisa atau cuci darah di RSUD Tanjungpinang. Salah satu hasil kerja nyata dari kesehatan adalah pada tahun 2016 Kota Tanjungpinang berhasil menekan angka kematian Ibu hingga NOL Kematian.
4. Sektor Pendidikan untuk pemerataan, Pemko Tanjungpinang menerapkan sistem rayonisasi, dampaknya sekarang dapat dirasakan bahwa kemampuan siswa disetiap sekolah kini sama secara akademis maupun non akademis. Bahkan melalui suntikan APBN dan APBD Pemko Tanjungpinang telah menambah Sekolah Baru, RKB, Ruang perpustakaan dan Ruang praktik sekolah Kejuruan. Upaya ini membuahkan hasil dengan prestasi ketika SMKN 1, SMPN 4, SMPN 2 menerima penghargaan Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup (2015) dan Juara Umum pelaksanaan ujian nasional berbasis online di Kepri dan peringkat 12 Nasional yg diraih SMPN 1.
5. Peningkatan sarana dan prasarana umum juga mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun, penerangan jalan umum (PJU) dikawasan yang selama ini belum terjamah listrik seperti KM. 11 serta beberapa tempat lainnya jg sudah dibenahi, terobosan yang terbaru guna efesiensi adalah mengganti lampu Sodium menjadi LED. Penyediaan air bersih di Kampung Bugis dan Penyengat dan pengelolaan persampahan juga telah diupayakan demi kenyamanan masyarakat.
6. Penertiban lahan parkir secara kontinyu terus disempurnakan sehingga mendapatkan penghargaan Wahana Tata selama 2 tahun berturut2 (2015 & 2016) dari Kementerian Perhubungan RI.
7. Penambahan fasilitas publik dengan pembangunan taman-taman terus digalakkan, dari taman-taman yang ada dimedian jalan-jalan protokol yang rindang, hutan lindung, Taman batu 10, Taman Laman Boenda serta gedung ikonik Gonggong telah dibangun sedemikian asrinya. Atas semua itu, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menganugerahkan sebagai pemenang nomor 2 lomba penanaman pohon se Indonesia (2015), dan Adipura Buana (2016), dan Terbaik ke-2 Nasional atas upayanya mewujudkan kota dengan kualitas udara bersih.
8. Pada bidang Teknologi, Kota Tanjungpinang juga mencoba meningkatkan teknologi demi kesejahteraan masyarakat, hasilnya Kota Tanjungpinang mendapatkan predikat Terbaik ke-2 Nasional Teknologi Tepat Guna dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (2016). Ditahun yang sama pula penghargaan dari Indonesia Nation Award (ISNA) didapatkan sebagai wujud Kota Cerdas (Smart City).
9. Kepedulian Pemko Tanjungpinang terhadap perempuan dan anak juga mendapatkan apresiasi dari Pusat dengan diraihnya penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tiga tahun berturut-turut (2014, 2015 & 2016). Usaha lainnya terhadap program kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga juga mendapatkam penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dari BKKBN Pusat (2016).
Itulah beberapa indikator keberhasilan Pemko Tanjungpinang dibawah kepemimpinan Lis Darmansyah dan Syahrul selama 4 tahun ini. Segudang prestasi dan penghargaan ini tentu tidak lepas dari peran serta seluruh pihak dengan semangat gotong royong Lis-Syahrul bertekad terus Bekerja Keras, Bekerja Ikhlas dan Bekerja Cerdas demi Kota Tanjungpinang yang Cemerlang, Terbilang dan Gemilang. (El)







