Kepulauan RiauTanjungpinang

Mimbar Pencerah, Bakar Semangat Mahasiswa

Lihatkepri.com, Tanjungpinang – Sempena Hari Sumpah Pemuda, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Tanjungpinang Siapkan wadah diskusi merawat nalar yang disebut “Mimbar Pencerah” disini bebas mengeluarkan ide dan gagasan tanpa terbelenggu oleh ruang dan waktu.

“Merawat nalar, adalah tema besar untuk menuju Tanjungpinang berkemajuan. Diskusi perdana dilaksanakan beberapa hari yang lalu, Langsung didukung dan diresmikan oleh ayahanda Drs. H. Muchtar Sujadi Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tanjungpinang,” ujar Hendri Safutra Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Tanjungpinang.

Selanjutnya, Saprianto selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa pada umumnya anak-anak muda maupun mahasiswa di kota Tanjungpinang berkumpul di kedai kopi sambil berbual-bual.

“Untuk mengakomodir kebiasaan itu, agar ngopinya bisa lebih memperkaya wawasan maka kami sengaja meneydiakan wadah ini,” ujar Saprianto.

Saprianto juga mengatakan bahwa, diskusi pertama ini sengaja diangkat dengan tema “Korupsi dan Kaum Intelektual” dan diselenggarakan di Ruang Terbuka Warung SuryaMU agar para peserta bisa menikmati hangatnya kopi disuasana alam yang begitu sejuk dan indah, tentunya akan sedikit santai namun tetap bermakna dan mepertajam nalarnya.

“Diskusi Merawat Nalar di juga kita sediakan Makanan/cemilan teman secangkir kopi, sebab ada orang mengatakan, Logika tampa Logistik tak akan jalan, dan itu semua kami fasiliatsi dari panitia (gratis), jadi peserta cukup hadir diskusi, perbanyak membaca buku, baca Al-quran mari di mimbar pencerah saling mentransfer ilmu pengetahun. Mudah-mudahan dengan ini generasi muda di kota Tanjungpinang bisa tercerahkan dan terbentengi dari perilaku merusak dirinya, negara, dan agamanya,” ujar Saprianto.

Dari tema yang di dibahas dalam diskusi ini membakar semangat mahasiswa dikala dua narasumber Mulyo Basuki, SH (Ketua LDS HTI DPD II Tanjungpinang) memaparkan materinya dan mengatakan Korupsi itu Lahir dari Kaum Intelektual.

“Maraknya Korupsi di nergeri ini perlu diatasi dengan tiga Pilar yakni 1. Adanya Ketakwaan Individu terhadap Agama. 2. Adanya Kontrol Masyarakat 3. Sistem harus dirubah dengan sistem Kilafah,” ujar Mulyo Basuki.

Sementara Narasumber  Dr. Suradji Muhammad, M.Si (Dosen Umrah) menjelaskan Penyebabnya Korupsi itu adalah spritual yang memudar dan diganti dengan materialisme dan gaya hedonisme.

“Kita harus menyadari bahwa pemuda intelektual adalah pelopor bangsa, yang mesti mengambil peran perubahan. Disamping itu Perlunya juga sistem pendidikan Formal diperbaiki dan sistem diindonesia di evaluasi,” ujar Dr. Suradji Muhammad, M.Si.

Menanggapi pemaparan dari narasumber para peserta  tak sabar diberikan kesempatan bicara oleh moderator. Februyadi (Ketua Himpunan Mahasiswa Natuna) mengatakan Sifat tamak Manusia selalu ingin menguasai.

“Pada zaman sekarang Intelektual manusia dikuasai Teknologi beda dengan orang dahulu otaknya di isi ilmu dan ia menguasai sendiri dan menjadi manusia yang jujur dan sadar; tapi zaman sekarang Otaknya (isinya) ditumpangkan pada teknologi maka wajar perilakunya terjungkir balik sebab yang sadar itu hanyalah teknologi,” ujar Februyadi.

Kemudian BEM STISIPOL Tanjunngpinang, Agung Widodo berpendapat Tindakan Korupsi itu merupakan perilaku individu yang tidak mampu mengendalikan dirinya dari ketamakan.

Sementara HMI Cabang Tanjungpinang, Syafrizal mengatakan untuk melawan Korupsi di negeri ini perlu dilakukan Perbaikan sistem, dan memperkuat SDM agar tidak ada penyimpangan terhadap amanah.

“Salah satunya adalah meningkatkan Pendidikan karakter,” ujar Syafrizal.

Peserta dari diskusi ini dihadir berbagai organisasi yakni DEMA STAI Sultan Abdurrahman, BEM STISIPOL, HMI Komisariat FEKON Umrah, HMI Komisariat STISIPOL, HMI Cabang Tanjungpinang, Himpunan Mahasiswa Sumatera Barat (HMSB) dan Beberapa orang dari Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara UMRAH dan turut menghadiri dan disuport langsung oleh Abdul Rauf Rahim, S.KM, M.Si Wakil Ketua bidang kesehatan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan di Mimbar Pencerah ini akan terus dilakukan dua kali setiap bulannya, tentunya dengan tema menarik, dan narasumber yang pakar dibidangnya. oleh karena itu kepada Organisasi Kepemudaan dan Kemahasiswaan ditanjungpinang dipersilahkan hadir pada diskusi-diskusi selanjutnya dengan mengkonfirmasi kehadiranya kepada panitia  Saprianto,SS  081270857099/ Saifuddin 081266731219.

 

Show More
Kepriwebsite
Close