
BatamKepulauan Riau
AMPLI Targetkan, Tarif Baru Sudah Dapat Diberlakukan Per 1 Mei 2017
Lihatkepri.com, Batam – Koordinator AMPLI Batam, Said Abdullah Dahlawi mengatakan bahwa, pembahasan teknis akan membahas berapa besaran angka kenaikan tarif yang disepakati oleh semua pihak.
“Dalam konteks ini, AMPLI akan berjuang agar kenaikan tarif menyesuaikan dengan kemampuan masyarakat, yakni tidak lebih dari 10 persen,” ujar Said Abdullah Dahlawi, Sabtu (22/4/2017).
Namun hasil akhirnya Said Abdullah Dahlawi mengatakan bahwa hal tersebut bergantung kesepakatan semua pihak. AMPLI menargetkan, tarif baru sudah dapat di berlakukan per 1 mei 2017. Berikut, Hasil rapat bersama gubernur, walikota, AMPLI, BRIGHT dan LEMBAGA ADAT MELAYU; jumat, 21/4/2017 di Graha Kepri, Batam.
1. Semua pihak sepakat untuk merevisi kenaikan tarif 45.5 persen untuk diturunkan.
2. Pembahasan teknis tentang perubahan tarif akan dilakukan pada hari Kamis 27/4/2017.
3. Rapat Pembahasan teknis akan menyertakan AMPLI sebagai perwakilan masyarakat.
Sebelumnya, Dato H. Machmur Ismail, Dalam kapasitasnya sebagai Penasehat LEMBAGA ADAT MELAYU (LAM) Kota Batam sekaligus Ketua RKWB, lembaga yang menaungi 37 titik kampung tua se Kota Batam dna 250 ribu penduduk yang tinggal didalamnya.
“Kenaikan tarif sebesar 45.5 persen ini sangat memberatkan masyarakat, apalagi dalam kondisi ekonomi yang sedang sulit. Kami minta agar kenaikan jangan segitu. Selama ini kami sudah sediakan lahan-lahan dikampung tua untuk mendukung program pembangunan pembangkit BRIGHT, sekarang BRIGHT harus mendengarkan kami, suara orang tempatan suara orang Melayu,” ujar Dato H. Machmur Ismail, saat berbicara di Hadapan Gubernur, walikota, Direktur Bright dan AMPLI dalam rapat pembahasan TLB di Graha Pena, Jumat (21/4/2017)







