KampusNatuna

Sinergi Bangun SDM Perbatasan: UMRAH bersama DPRD Natuna dan Pemda Natuna Matangkan Rencana Beasiswa Bagi Mahasiswa Asal Natuna

NATUNA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna mengambil langkah konkret dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah di wilayah perbatasan. Melalui Komisi I, DPRD Kabupaten Natuna menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) resmi bersama Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) guna mematangkan regulasi dan skema kerja sama program beasiswa daerah.

Pertemuan strategis ini dilangsungkan di Ruang Rapat Badan Anggaran (Banggar) Gedung DPRD Kabupaten Natuna, Jl. Yos Sudarso No. 27, Ranai. Dipimpin langsung oleh Sekretaris Komisi I DPRD Natuan, M. Erimuddin, S.Pd., RDP ini juga melibatkan Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Natuna yang dihadiri langsung oleh Kabag Kerjasama, Tukino Cipto dan jajarannya untuk sinkronisasi regulasi eksekutif.

Dalam rapat yang berlangsung dinamis tersebut, kedua belah pihak merumuskan beberapa poin konkrit yang akan menjadi landasan Memorandum of Agreement (MoA), antara lain:

  1. Kuota dan Kriteria Penerima: Pembahasan mengenai alokasi kuota khusus bagi mahasiswa asal Natuna yang kuliah di UMRAH dengan prioritas pada jalur prestasi, keluarga kurang mampu, serta pemenuhan kebutuhan SDM di sektor-sektor unggulan daerah.
  2. Kesesuaian Program Studi: Program beasiswa akan difokuskan pada program studi (prodi) strategis di UMRAH yang sejalan dengan potensi lokal Natuna dan kebutuhan SDM dalam pembangunan Natuna.
  3. Monitoring dan Evaluasi: Penjajakan mekanisme pemberian beasiswa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Natuna diupayakan dengan berbagai skema kemudahan yang tetap menerapkan prinsip monitoring dan evaluasi program agar tepat sasaran.

Hadir mewakili Rektor UMRAH, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Suryadi, S.P., S.H., M.H., memberikan paparan perkembangan UMRAH dan kondisi Mahasiswa asal Natuna yang kuliah di UMRAH. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir jumlah Mahasiswa asal Natuna yang kuliah di UMRAH menunjukkan kenaikan yang signifikan.

“Pada tahun 2021 ada 22 orang, tahun 2022 ada 41 orang, tahun 2023 ada 34 orang, tahun 2024 ada 91 orang, tahun 2025 137 orang dan per 06 Juli 2026 terdata 218 orang Mahasiswa Baru asal Natuna yang sudah mendaftar ulang dari hasil SNPMB tahun 2026. Bahkan saat ini ada 7 orang Mahasiswa Kedokteran asal Natuna yang sedang kuliah di UMRAH”, terang Suryadi.

Kondisi yang baik ini mesti ditindaklanjuti dengan kolaborasi yang terbaik juga antara UMRAH dan Pemda Natuna, diantaranya melalui skema pemberian bantuan biaya Pendidikan atau Beasiswa.

“Mengingat posisi Natuna sebagai beranda terdepan NKRI membutuhkan lompatan kualitas SDM yang tidak bisa ditunda lagi”, tegas Wakil Rektor III itu

Suryadi menambahkan, UMRAH memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD dan Pemda Natuna yang memiliki komitmen konkret dan visi jangka panjang untuk pendidikan. UMRAH, sebagai satu-satunya universitas negeri berbasis maritim di Kepulauan Riau, memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta memajukan daerah perbatasan.

“Melalui kerja sama ini, kami tidak hanya sekadar menerima mahasiswa, tetapi berkomitmen merancang program pembinaan khusus agar seluruh Mahasiswa, termasuk anak-anak Natuna tidak hanya lulus tepat waktu, tetapi juga memiliki keahlian spesifik (applied skills) yang siap pakai. Begitu mereka menyelesaikan studi, mereka bisa langsung pulang ke Natuna dan menjadi motor penggerak pembangunan di sektor kelautan, perikanan, maupun tata kelola pemerintahan,” tegas Dr. Suryadi di hadapan forum rapat.

“Kita juga seharusnya berani membuat kebijakan agar Putera Puteri terbaik dari daerah Kita agar tetap melanjutkan pendidikannya di dalam Provinsi agar potensi terbaiknya bisa dirasakan manfaatnya secara maksimal bagi kemajuan daerah. Kondisi Kita hari ini masih banyak Putera Puteri terbaik Kita melanjutkan pendidikannya di luar daerah sehingga begitu mereka selesai pendidikannya, mereka melanjutkan kehidupannya di daerah tempat mereka kuliah tersebut, sehingga potensi terbaiknya tidak dirasakan oleh daerah. Itulah sebabnya perlu Kita siapkan skema bantuan biaya pendidikan yang maksimal untuk mereka”, papar Suryadi dengan serius.

Lebih lanjut, Dr. Suryadi juga menjelaskan bahwa UMRAH siap memberikan kemudahan akses informasi, pendampingan proses seleksi, jika skema kemitraan ini telah disepakati secara resmi dalam bentuk dokumen kerja sama legal.

Rapat ditutup dengan kesepakatan bersama bahwa Tim Teknis dari Bagian Kerja Sama Pemda Natuna dan UMRAH akan segera menyusun draft rincian naskah kerja sama secara maraton. Targetnya, skema beasiswa ini diharapkan dapat mulai disosialisasikan dan diimplementasikan pada tahun akademik mendatang untuk meringankan beban biaya pendidikan tinggi bagi keluarga di Natuna.

Usai pertemuan, Dr. Suryadi beserta seluruh jajaran Komisi I DPRD Natuna, Kabag Kerja Sama dan jajarannya, serta staf ahli menyempatkan diri berfoto bersama di Ruang Rapat Banggar sebagai simbol kuat dimulainya kolaborasi sinergis demi masa depan generasi muda Natuna yang lebih gemilang.

Tags
Show More
Kepriwebsite

Leave a Reply

Close