Peran Atasan Dalam Memberikan Arahan Bagi Pekerja

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah “melakukanya dalam kerja” dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman, ahlipengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari perannya memberikan pengajaran/instruksi.

Ciri-ciri seorang Pemimpin kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciriciri tertentu yang sangat penting misalnya, kharisma, pandangan ke depan, daya persuasi,dan intensitas.

Kepemimpinan, bagi seorang kewirausahan adalah modal yang sama pentingnya dengan kepercayaan dan kreativitas. Kreativitas yang tinggi membuat inovatif dan adaptif, kaya dengan pembaharuan dan tidak mudah dihambat oleh kejadian-kejadian dari luar.

Kepemimpinan menggabungkan kreativitas dan kepercayaan menjadi sebuah usaha yang efiktif, yang berpengaruh luas dan hidup. Pemimpin yang dibutuhkan oleh anggota nya yaitu pemimpin yang mampu memberikan contoh yang baik. Bersikap adil kepada semua anggota dan tidak memarahi anggotanya didepan orang ramai. Bijaksana dalam memimpin bisa menjadikan perusahaan tersebut maju dan berdiri kokoh.

Pemimpin yang selalu aktif dan berkomunikasi lancar mampu memberikan efek yang positif kepada perusahaan tersebut. Karena pemimpin itu tidak hanya dengan ucapan tetapi harus dengan tindakan. Apalagi dalam memberikan arahan hendaknya pemimpin itu berkata dengan jelas dan tidak dengan suara yang tinggi sehingga bawahannya bisa berkomunikasi dengan baik. Terkadang ada pemimpin yang berbicara tidak jelas sehingga apabila bawahannya tidak dengar maka pemimpin tersebut akan memarahi bawahannya yang bersangkutan.

Untuk menjadi seorang pemimpin di suatu perusahaan hendaklah memiliki komitmen. Mampu menjadi pemimpin yang disegani oleh bawahannya. Usaha akan maju apabila bawahannya mendapatkan pelayanan yang baik, dapat perhatian dan dukungan. Jika bawahannya bermalas-malasan maka menjadi suatu hal yang buruk pula untuk perusahaan tersebut. Pemimpin juga harus memiliki hati yang tulus dan ikhlas. Jujur terhadap diri sendiri dan orang lain.

Sebelum usaha yang dibangun tanpa kepemimpinan yang kuat hanya akan menjadi usaha kecil yang (tidak berkembang). Pemimpin hanya mampu memimpin sedikit orang dari usaha kecil dan tidak ada pertumbuhan usaha.

Tanpa kepemimpinan, tidak ada usaha yang akan berhasil. Karena suatu perusahaan membutuhkan sosok pemimpin dan jika sudah terbentuk sebuah perusahaan maka pemimpin membutuhkan bawahan pula. Maka dari itu suatu organisasi seperti inilah yang saling membutuhkan satu sama lain. Tanpa kepemimpinan tidak ada visi yang besar yang dapat dibangun oleh sebuah perusahaan besar.

Dalam suatu perusahaan pemimpin yang menjadi factor besar dalam kesuksesan sebuah perusahaan. Jika tidak ada seorang pemimpin maka kita tidak mempunyai tujuan. Pemimpin juga ada kekurangan, maka dari itu pemimpin dan bawahan bekerja sama supaya perusahaan yang sekarang sudah berlangsung lama akan terus maju dan berkembang.
Pemimpin harus memiliki peran yang kuat dalam meningkatkan kreatifitas bawahannya. Selalu menjadi motivasi untuk bawahannya. Pemimpin juga harus memiliki kecerdasan, ketangguhan sehingga mampu bekerja secara professional dalam jabatannya.

 

Penulis :
1. Arni Nazira (18100902)
2. Edy Yusuf (18100904)

Silahkan Download
Baca Juga Informasi Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: