Puskesmas Lanjut Jadi Puskesmas Yang Pertama Di Survei Tahun Ini

Lihatkepri.com, Lingga – Kegiatan survei akreditasi puskesmas lanjut, diawali dengan kegiatan temu ramah (H-1) antara Tim Surveior FKTP Komisi Akreditasi Kementrian Kesehatan RI dengan jajaran Pemerintah Kab Lingga, Dinkes PPKB Lingga, Kecamatan Singkep Pesisir dan Puskesmas Lanjut.

Kegiatan wawancara surveior pokja administrasi dengan pengunjung Puskesmas Lanjut yang akan berobat

Ahmad Mudlofir, SKM Kasi Yankes Dinkes PPKB Lingga mengatakan bahwa Puskesmas Lanjut menjadi puskesmas yang pertama di survei tahun ini.

Selanjutnya secara bertahap pada bulan November 2019 adalah Puskesmas Posek dan pada bulan Desember 2019 Puskesmas Resang akan menyusul.

“Sebelumnya sudah ada 8 Puskesmas di Kabupaten Lingga yang sudah dilakukan proses akreditasi Puskesmasnya, dan sudah dinyatakan lulus,” ujarnya, Rabu (16 Oktober 2019) di Halaman Puskesmas Lanjut.

5 puskesmas lulus madya yaitu Puskesmas Dabo Lama, Daik, Senayang, Pancur, dan Puskesmas Sungaipinang. Serta 3 Puskesmas lulus dasar, yaitu Puskesmas Raya, Penuba dan Tajurbiru dilakukan surveinya pada tahun 2017 dan tahun 2018.

Pelaksanaan survei akreditasi puskesmas di Puskesmas Lanjut dari tanggal 16-20 Oktober 2019 dengan Tim surveior FKTP Kementrian Kesehatan RI, terdiri dari :

  1. dr Sri Agustina Sinuhaji M. Epid (ketua) dari jakarta
  2. dr Nita Yulinda dari Pekanbaru
  3. drg Afiansyah M. Kes dari Medan

Ahmad Mudlofir juga mengatakan bahwa pelaksanaan survei akreditasi FKPT di Puskesmas Lanjut dimulai dengan Kegiatan temu ramah, antara surveior FKPT Kementrian Kesehatan RI dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Lingga, Dinkes PPKB Lingga, Kec Singkep Pesisir dan Puskesmas Lanjut.

“Acaranya ramah tamah, penandatanganan pakta integritas kepala puskesmas lanjut dan ketua tim surveior, dan penjelasan pelaksanaan survei,” ujarnya

  1. Hari Pertama
    – Pembukaan survei, dan telusur dokumen
    – Telusur tatagraha puskesmas
  2. Hari Kedua 
    -Klarifikasi dan masukan hari I
    -Telusur dokumen
    -Telusur tatagraha puskesmas
    -Turun kelapangan, ke posyandu/uks atau polindes dan pustu
    -Wawancara dg pengunjung puskesmas
  3. Hari Ketiga
    -Masukan dan klarifikasi hari II
    -Wawancara pimpinan
    -Wawancara lintas sektor
    -Telusur dokumen
    -Exit conference (penutupan survei)

Selanjutnya, Ahmad Mudlofir berharapa agar Standar Operasional Prosedur (SOP), dan budaya mutu mulai disosialisasi, dipahami, dipraktekkan di lingkungan Puskesmas Lanjut dan secara bertahap proses perbaikan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan manejemen terus berjalan.

“Begitu juga dengan rekomendasi-rekomendasi dari surveior baik di segi managemen, pelayanan, alat kesehatan, sarana prasana dan SDM setahap demi setahap mulai diperbaiki, dilaksanakan dan dipenuhi,” ujarnya.

Selanjutnya kerja keras, disiplin, kerjasama, kekompakan dan kebersamaan yang terjalin selama proses akreditasi dan selama pelaksanaan survei untuk terus dipertahankan, kalau perlu ditingkatkan.

Kegiatan telusur dokumen di pokja Upaya Kesehatan Masyarakat dengan sinkronisasi dengan pokja administrasi dan pokja Upaya Kesehatsn Perorangan untuk melihat sinergitas antar program di Puskesmas Lanjut
Kegiatan telusur tatagraha di pokja Upaya Pelayanan Perorangan. Ke depan puskesmas harus bisa menyesuaikan dengan masyarakat yang datang berobat
Baca Juga Informasi Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: