PD Muhammadiyah Tanjungpinang Kecam Tindakan Represif Aparat

Lihatkepri.com, Tanjungpinang – Demonstrasi yang terjadi di beberapa kota besar seperti Medan, Bandung, Jakarta, Surabaya, Semarang, Makassar dan beberapa kota lainya telah memakan korban.

Dr. Adji Suradji Muhammad, Sekretaris PDM Kota Tanjungpinang

Dr. Adji Suradji Muhammad, Sekretaris PDM Kota Tanjungpinang mengatakan bahwa bukan hanya mahasiswa yang jadi korban, tetapi pelajar juga tak luput dari sikap represif Polisi.

“Kejadian ini sangat menyayat hati. Betapa tidak, demonstrasi yang dilindungi oleh Undang-undang dan demgan tuntutan yang wajar (pembatalan revisi UU Tipikor) harus berakhir dengan tindakan represif aparat kepolisian,” ujarnya kepada Lihatkepri.com.

Bahkan bukan hanya demonstran yang menjadi korban arogansi sikap polisi, tetapi Palang Merah Indonesia (PMI) yang keberadaanya untuk menolong korban jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan juga turut menjadi korban arogansi pihak kepolisian.

“Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Randy harus mengakhiri petualanganya dalam mengaruhi kehidupan yang fana karena tertembus peluru,” ujarnya.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah menyesalkan tindakan aparat apalagi mereka dengan sengaja menyasar organ vital manusia yaitu dada sehingga yang bersangkutan harus menghembuskan nafas terakhirnya. Oleh katena itu maka PDM Kota Tanjungpinang mengutuk keras tindakan aparat kepolisian dengan dalih apapun.

“Dalam kesempatan ini juga PDM turut berduka cita atas wafatnya Randy dan semoga semangat Randy dan pengorbannanya menjadi tambahan energi bagi perjuangan Mahasiswa dan kelompok kelompok penggiat anti korupsi agar agenda reformasi dapat dilanjutkan,” ujar Dr. Adji Suradji Muhammad, Sekretaris PDM Kota Tanjungpinang

Silahkan Download
Baca Juga Informasi Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: