Bintan Diangkat Dalam Lensa Media dan Blogger Asing

Lihatkepri.com, Bintan – Bintan Diangkat Dalam Lensa Media dan Blogger Asing dalam hal ini sebanyak 23 orang awak media online dan televisi, serta blogger dari luar negeri Sabtu (06/04), melakukan kunjungan famtrip ke LagoI, Bintan.

Wisata Bintan

Famtrip media asing ke Lagoi, Bintan ini merupakan salah satu dari beberapa rangkaian acara yang diikuti oleh rombongan ini, setelah sebelumnya meliput persiapan penyelenggaraan Batam Trail Run 5 Kilometer (BTR5K) yang akan digelar pada hari Minggu, 7 April 2019 mendatang, di lokasi wisata Tebing Langit, Jl. Ir. Sutami, Sekupang, Batam,

Pukul 6:00 wib, rombongan ini sudah bergerak dari hotel Nite & Day di Jodoh Square, dimana mereka menginap selama di Batam, menuju ke Pelabuhan Telaga Punggur. Di Telaga Punggur, peserta famtrip sudah ditunggu oleh Surya selaku ketua Aspabri. Dalam famtrip media asing ke Bintan ini, Aspabri merupakan salah satu sponsor yang memprakarsai perjalanan ini.

Pukul 8:00 wib, famtrip media asing ke Bintan ini sudah beranjak menuju Tanjung Uban dengan menggunakan kapal roro, dengan di pandu oleh Windy dari Win travel dan Kafit dari Nusatur Travel.

Di Bintan, peserta dibawa mengunjungi destinasi Gurun Pasir Busung. 30 menit lamanya mereka diberikan waktu untuk mengabadikan destinasi ini, kemudian rombongan famtrip ini menuju ke lokasi kedua, yakni Pemancingan Poyotomo, untuk mengeksolore destinasi ini, sekalian beristirahat sejenak di sana.

Kemudian rombongan media asing ini bergerak mengunjungi keindahan pantai Madu Tiga di Desa Malang Rapat, dan dilanjutkan mengeksplor kesahajaan Desa Wisata Ekang Anculai.

Surya Wijaya selaku Ketua (Asosiasi Pariwisata Bahari) Aspabri Kepri, menjelaskan bahwa Aspabri adalah salah satu asosiasi lokal Produk Kepri, yang konsen di dalam mempromosikan produk dan destinasi pariwisata di Kepulauan Riau. “Aspabri sadar jika bukan kita yang mempromosikan, siapa lagi? Famtrip media asing ke Bintan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Aspabri untuk memajukan pariwisata Kepri melalui promosi,” jelasnya.

Wisata Gurun Pasir

Surya Wijaya menjelasakan bahwa Aspabri Kepri, tidak hanya mempromosikan Batam saja dalam pariwisata, namun juga seluruh daerah Kepri. Kemarin rombongan media asing ini sudah meliput event BTR5K dan beberapa spot spa, restoran dan hotel di Batam, kemudian hari ini, Sabtu (06/04) kita alokasikan untuk meliput geliat pariwisata Bintan.

“Aspabri berusaha memperkenalkan Bintan lebih luas lagi ke dunia luar, dan tentunya semua ini dengan bantuan banyak pihak, seperti famtrip ini, merupakan kerjasama dengan Wisata Tebing Langit, Dispar Bintan, Pemancingan Poyotomo, Ekangculay melalui Pak Wayan, dan Pak Ali dari Bintan Paradise yang telah menyediakan transportasi selama peserta berada di Bintan, serta beberapa pihak lainnya,” ujar Surya lebih lanjut.

Pada kesempatan yang tersedia di Pantai Madu Tiga, Dahsyat Gafnesia selaku Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Bintan menyatakan, bahwa lima tahun terakhir pariwisata Bintan berkembang pesat. Wisman yang masuk berkisar sekitar terus naik dari tahun ke tahun. Di tahun 2018, dari target 500 ribu wisman, Bintan menyumbang 560 ribu,” ujarnya.

“Di tahun 2017, target wisman Bintan adalah 700 ribu. Angka ini realistis, mengingat kini wisman dari Tiongkok, setiap harinya masuk ke Bintan di angka 500-700 orang, ini data dari Kemenpar dan Biro Pusat Statistik,” terangnya kemudian.

Senada dengan kabidnya, Dahsyat, Wan Rudi selaku Kadispar Bintan mengatakan, pada prinsipnya Pemerintah Kabupaten Bintan sangat mendukung kegiatan famrtrip ke Bintan ini.

“Media dapat mengeksplore beberapa destinasi wisata di Bintan, seperti ke Treasure Bay di Lagoi untuk melihat kolam renang terbesar di Asia Tenggara, maupun kunjungan wisata ke area Ekang Anculai, serta beberapa destinasi lainnya untuk memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Bintan,” katanya.

Wisata Danau Biru

Patut diketahui bahwa, jumlah kunjungan wisatwan mancanegara di Bintan 2018 mencapai 550 ribu wisman, sedangkan wisatawan nusantara sekitaran 500 ribu orang pertahun. Jumlah ini cukup besar, dan menjadi sinyal bahwa Bintan merupakan salah satu destinasi yang disukai di Kepri,.

“Mudah-mudahan destinasi wisata Bintan yang memiliki spot-spot baru tersebut, akan semakin di kenal oleh wisatawan nusantara, khususnya wisatawan mancanegara,” harapnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani mengatakan, Peluang sektor pariwisata antara Indonesia, Singapura dan Malaysia sangat tinggi. Tidak hanya dari tiga negara ini saja, namun seluruh negara ASEAN juga memiliki potensi yang sama. Peluang ini harus dibantu disampaikan ke mereka melalui media mereka sendiri.

“Dari kegiatan ini, diharapkan dapat menghasilkan feed back yang baik bagi kunjungan wisman ke Bintan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di antara negara-negara tersebut,” bebernya.

Wisata Madu Tiga

Asdep Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati menyatakan, Pulau Bintan terletak di dalam kelompok inti sentral dari Kepulauan Riau. Bintan juga menjadi strategis hubungan antara Indonesia, Singapura dan Malaysia. Serta menjadi pusat pariwisata selama bertahun-tahun.

“Bintan adalah pulau yang penuh dengan sejarah, multi-budaya dan multi-agama. Pulau ini juga menyimpan potensi wisata yang banyak. Destinasi wisata yang baru muncul ini harus diangkat ke permukaan agar dikenal lebih luas lagi oleh dunia,” ungkapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, di tahun 2019 ini program crossborder tourism akan terus digerakkan. “Di Kepulauan Riau maupun perbatasan lain yang memiliki potensi mendatangkan wisman, akan selalu disupport segala jenis bentuk kegiatannya, salah satunya adalah mendatangkan media asing ke lokasi destinasi wisata kita untuk mendapat liputan,” pungkasnya.(Bams@2019)

Bintan Diangkat Dalam Lensa Media dan Blogger Asing
Silahkan Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: