Konferensi Pers Dugaan Perjudian jenis Gelanggang Permainan Elektronik

Lihatkepri.com, Batam – Polda Kepri Gelar Konferensi Pers Dugaan Tindak Pidana Perjudian jenis Gelanggang Permainan Elektronik di “Hokki Bear Game” lantai 2 Mall Top 100 Tembesi, Sagulung Kota Batam, Senin (26 November 2018) pukul 14.30 wib bertempat di Media Centre Bidhumas Polda Kepri telah dilaksanakan.

Dalam Konferensi Pers dihadiri oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga, dan Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol. Hernowo Julianto, Sik serta Para awak media. Hal ini dilakuakan atas dasar Laporan polisi : LP-A/161/XI/2018/SPKT-Kepri, tanggal 25 November 2018 (subdit III Ditreskrimum Polda Kepri).

Adapun kronologis kejadian ini, Pada hari minggu tanggal 25 November 2018 sekira pukul 20.00 wib, anggota Subdit III Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penindakan terhadap dugaan tindak pidana perjudian jenis gelanggang permainan elektronik.

Dari hasil penindakan tersebut, diamankan 15 (lima belas) orang yang diduga sebagai pelaku dugaan tindak pidana perjudian jenis gelanggang permainan, yang kemudian seluruhnya dibawa ke Mapolda Kepri beserta barang bukti guna dilakukan proses penyidikan.

Dari hasil pemeriksaan para terduga pelaku dan hasil analisa terhadap seluruh barang bukti, penyidik melakukan gelar perkara dan memperoleh kesimpulan bahwa terhadap 9 (sembilan) orang terduga pelaku telah memenuhi unsur melakukan tindak pidana perjudian sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 303 jo 303 bis jo 55 KUHP, oleh karena itu akan dilaksanakan upaya paksa penahanan di rutan Polda Kepri terhitung hari senin tanggal 26 November 2018, sedangkan 6 (enam) orang lainnya tidak ditemukan adanya keterlibatan secara langsung dalam proses perjudian yang dilakukan oleh para pelaku, dan dijadikan saksi dalam berkas perkara.

Selanjutnya, Modus operandi ini yaitu Pemain yang menang dan mendapat koin, menukarkan koin tersebut dengan sejumlah uang kepada penukar di dalam lokasi gelper “Hokki Bear Game”.

Dalam kasus ini, ada 9 orang yang ditetapkan sebagai tersangka yaitu JP (selaku pengawas), FI (selaku kasir), YE (selaku kasir), FE (selaku kepala teknisi), YA (selaku teknisi), TS (selaku penukar), SU (selaku penukar), dan YU (selaku pemain) serta NI (selaku pemain).

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan yaitu Koin mesin permainan, Mesin penghitung koin, 2 (dua) chip mesin permainan, Mesin permainan jenis bubble (piala) dan Mesin permainan jenis balon (jurasic park) serta Uang Rp 60.800.000,- (enam puluh juta delapan ratus ribu rupiah).

Dalam kasus ini, pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal 303 jo 303 bis jo 55 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 10 (sepuluh) tahun kurungan.

Silahkan Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: