Bidang Jasa Kontruksi Kembangkan Penggunaan Cairan Polimer

Lihatkepri.com, Tanjungpinang – Untuk menciptakan efisiensi biaya pembangunan semenisasi/beton jalan lingkungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Kota Tanjungpinang melalui Bidang Jasa Kontruksi melakukan penelitian dan pengembangan penggunaan cairan polimer sebagai pengganti agregat batu.

Bidang Jasa Kontruksi Kembangkan Penggunaan Cairan Polimer

 

Kepala Bidang Jasa Kontruksi Dinas PUPR Kota Tanjungpinang Feriantiar mengatakan, pihak telah melaksanakan uji coba penggunaan polimer pada bidang jalan seluas 1 m3. Hasil uji coba memperlihatkan bahwa penggunaan polimer lebih murah dibandingkan dengan pembangunan jalan beton tanpa polimer.

“Kita telah melakukan uji coba serta membandingkan pembangunan jalan beton dengan menambahkan cairan polimer, dan pembangunan jalan beton tanpa cairan polimer. Cairan polimer ini sebagai pengganti agregat batu, dan berdasarkan hasil uji coba diketahui bahwa penggunaan cairan polimer lebih murah dibandingkan penggunaan agregat batu,” jelas Ferianthiar.

Untuk memperluas ide dan gagasan penggunaan cairan polimer sebagai pengganti agregat batu itu, Bidang Jasa Kontruksi melaksanakan sosialisasi kepada stakeholder terkait di ruang rapat Dinas PUPR Kota Tanjungpinang pada hari Jumat (21/9).

Sosialisasi tersebut diikuti oleh beberapa asosiasi jasa kontruksi antara lain : Intakindo, Inkindo, Perkopindo, Pertapin, dan Ataknas. Serta perwakilan beberapa Organisasi Perangkat Daerah seperti Bapelitbang, Dinas Kominfo, dan Bagian Pembangunan Setdako Tanjungpinang.

Pemilik hak paten cairan polimer Prof. DR. Ir Budi Lationo, M.Eng turut hadir pada sosialisasi tersebut, sekaligus menjelasakan teknis serta efisiensi penggunaan cairan polimer pada pembangunan jalan beton.

Menurut Profesor Lationo, penggunaan cairan polimer lebih efisien dari segi jarak dan waktu jika dibandingkan dengan penggunaan agregat batu. Beberapa daerah di Indonesia seperti di Papua, menurut Lationo telah lebih dulu menggunakan cairan polimer karena dipandang lebih efektif dan efisien.

“Untuk daerah kepulauan seperti Kota Tanjungpinang, penggunaan cairan polimer pada pembangunan jalan beton di pemukiman penduduk dinilai lebih efisien. Dengan kondisi geografis yang ada, penggunaan cairan polimer dapat mempersempit waktu dan meminimalisir biaya. Ke depan kita berharap cairan polimer ini dapat dipergunakan lebih luas untuk membangun jalan beton di pemukiman. Kita akan melakukan penyempurnaan terkait SNI dan spesifikasi teknisnya,” ungkap Ferianthiar. (Dinas Kominfo)

Silahkan Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: