Mewujudkan Kabupaten Lingga Yang Siap Menghadapi Masa Depan Sebagai Kabupaten Cerdas

Indonesia di kenal dengan lautnya yang membentang luas. Di dalamnya terdapat berbagai provinsi yang salah satunya dinamakan dengan provinsi Kepulauan Riau yang Ibu Kotanya Tanjungpinang. Pada provinsi tersebut terdapat kabupaten yang di namakan kabupaten lingga yang memiliki banyak pulau.

Untuk mewujudkan apa yang telah menjadi visi dan misi kabupaten lingga yang telah dibuatnya atau yang telah ada tersebut tentunya sangat mendominasi adanya individu yang kreatif untuk menjalankannya lebih signifikan pula. Visi kabupaten lingga yaitu menjadikan lingga sebagai pusat sumber daya kelautan menuju masyarakat maju,sejahtera,agamis, dan berbudaya.

Oleh karena itu, jika peran pemimpin dapat mendominasi visi ini memajukan mayarakat untuk mensejahterakannya dalam sumber daya kelautan tentunya tidak ada lagi nelayan yang tertindas oleh naik turunnya harga terhadap hasil tangkapan nelayan dimana seorang penadah(toke) yang mendominasi. Padahal jika dikaji dari visinya, seharusnya pemimpin juga harus mengambil perannya dalam meminalisir dan mengontrol aktivitas penjualan hasil tangkapan nelayan ke penadah(toke).

Selain itu, misi kabupaten lingga ada yang menyinggung tentang pembangunan, pembangunan dalam wujud ingin mnjadi kabupaten yang cerdas seharusnya dimeratakan, karena jika pembangunan terpusat hanya untuk satu tempat saja akan meyebabkan kecemburuan sosial didalam masyarakat, padahal dengan kabupaten yag sama. Selain itu, jika pembangunan sudah dilakukan sebaikya dikontrol dari perencanaannya hingga penggerjaannya. Karena disini para oknum yang memiliki kepentingan prribadi akan memanfaatka moment ini untuk memaipulasi data, dalam memanipulasi data tersebut tentunya selalu menceng apa yang diinginkan masyaraktnya dan apa yang dilakukan oleh para aktor yang menyampaikan.

Dalam wujud sebagai individu yang memiliki wewenang dalam menjalankan apa yang telah diamanahkan untuk mengerakan masyarakat. karna menggapa? , individu yang di indikatorkan sebagai pemimpin ialah individu yang memiliki kekuasaan yag besar disuatu wilayahnya. Tidak perlu menggubah apa yang telah di visi dan misi kan oleh individu-individu terdahulu tetapi cukup dengan menjalankan apa yang telah diamanahkah. Peran pemimpin sangat besar dalam membangun suatu kabupaten lingga agar menjadi kota cerdas. Konsep kota cerdas ialah kota yang difasilitasi secara umum untuk kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat yang hidup di zaman modern ini ialah masyarakat yang haus akan globalisasi. Jaringan sangat mempengaruhi individu dalam melakukan aktivitasnnya. Jaringan sangat mendominasi bagi suatu kota apabila ingin dijuluki sebagai kota cerdas. Sarana dan prasarana harus terbangun aktif dalam konsep kota cerdas ini, seperti akses jalan harus benar-benar terkontrol, terjamin atas keselamat lalu lintas, tidak kalah pentinnya lagi harus mampu menggendalikan dan menanggani jumlah sampah yang berserakkan dimana-mana sampai sekarang sampah tidak bisa di tanggani di daerah kabupaten lingga apalagi sekepulaun riau . ciptakan ide-ide kreatif dalam suatu desa-desa atau kota-kota disediakan berbagai tempat tong sampah,tidak hanya itu gunakan tenaga masyarakat untuk setiap harinya mensurvei keadaan sampah jika sudah tidak layak untuk di masukan sampah lagi,dengan membuangnya.

Tidak kalah pentingnya, sebaiknya buatlah peaturan yang bisa mengancam masyrakat agar takut membuang sampah sembarangan, ini demi kesejahteraan umum dan kenyamanan masyarakat. Saran penulis, tidak perlu membuat slogan buatlah sampah pada tempatnya tetapi cukup dengan mensosialisasikan apa itu sampah dan menyediakan tempah-tempat yang memungkinkan untuk sampah itu dibuat dalam satu tempat.

Ditulis Oleh : Meisy Hijrahwani (160569201011) Sosiologi PembangunanĀ 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: