Menciptakan Karimun Menjadi Kota Cerdas Dan Kota Yang Terintegrasi

Kabupaten Karimun adalah salah satu kabupaten di provinsi Kepri, Indonesia. Ibu kota karimun terletak di Tanjung Balai Karimun, wilayah Kabupaten Karimun berada di antara kota Batam, Singapura, Malaysia, Kepulauan Riau dan Riau. Hal ini menjadikan Karimun sebagai tempat yang strategis terutama untuk berbagai kegiatan perekonomian.

Wilayah ini terbagi menjadi Sembilan kecamatan yang tersebar di pulau Karimun, pulau kundur, dan pulau Moro dan terdiri dari 32 desa dan 22 kelurahan yang masing-masing lokasi ditempuh melalui jalur laut darat atau ferry. Dikarenakan kecamatan yang terpisah antar pulau, pembangunan yang dilakukan belum merata, seringkali pembangunan yang terjadi hanya terfokus pada ibukota kabupaten. Salah satu fungsi.

Dalam mewujudkan kota cerdas, kita harus tau dulu apa itu kota cerdas?

Kota cerdas adalah kota yang dapat mengelola berbagai sumber dayanya secara efektif dan efisien. Tentunya kota cerdas juga dituntut mampu menyelesaikan berbagai tantangan melalui solusi inovatif, terintegrasi, dan berkelanjutan untuk menyediakan infrastruktur dan memberikan layanan untuk peningkatan kualitas hidup warganya.

Pada era globalisasi saat ini keberhasilan suatu kota di ajang nasional maupun internasional tidak lagi ditentukan oleh keunggulan komparatif seperti kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, akan tetapi lebih ditentukan oleh keunggulan komperatif yang dalam hal ini akan sangat dibutuhkan sumber daya manusianya.

Dalam menghadirkan kota yang cerdas dan terintegrasi, saya lebih ingin memajukan sumber daya manusianya terlebih dahulu, karna ketika melakukan sebuah pembangunan, kita membutuhkan sumber daya manusia yang cerdas yang mampu sama-sama membangun kota dengan kecerdasan masyarakat sekarang melalui teknologi yang dirancang sedemikian rupa untuk memudahkan aktivitas masyarakat.

Indonesia dewasa ini selalu meningkatkan kualitasnya sebagai sebuah bangsa. Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kekuatan ekonomi. Tak mau ketinggalan, sektor pemerintahan juga ikut berinovasi. Salah satu fungsi pemerintahan yang utama adalah terkait dengan menyusun kebijakan untuk mensejahterakan masyarakat. Pemerintah harus menyusun kebijakan dan berupaya untuk menyediakan berbagai infrastruktur guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menjadikan masyarakat yang lebih baik. Ketersediaan sumber daya aparatur pemerintah daerah yang berkualitas, professional, dan kompeten sangat dibutuhkan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Harapan saya pemerintah kepri khusunya kabupaten karimun dapat  mengiemplementasikan sistem e-government di daerah tersebut. E-government  adalah sistem pemerintahan yang berbasis teknologi komunikasi. Pada prinsipnya inovasi e-government ini adalah untuk meningkatkan kualitas proses pelayanan dari lembaga pemerintah kepada masyarakat melalui pelayanan online. Selain itu, melalui sistem e-government, masyarakat bisa ikut mengontrol pekerjaan pemerintah.

Bentuk-bentuk dari penggunaan e-government adalah e-budgeting, e-procurement, e-audit, e-catalog, e-payment, e-controlling, bahkan hingga e-health. Berkaca dari kota Surabaya yang lebih dulu menggunakan E-government, bahkan surabaya sudah menerapkan sistem Surabaya Smart Windows (SWS) yaitu sebuah layanan yang membuat masyarakat dapat mengurus perizinan melaluismartphone, kabupaten karimun setidaknya harus bisa menyaingi kota surabaya dengan kecanggihannya memanfaatkan teknologi.

Dengan menggunakan e-government ini masyarakat dapat menerima laporan kinerja pemerintah secara aktual dan transparan, masyarakat juga bisa dengan leluasa mengakses informasi seputar kinerja pemerintah. Selain itu sistem e-government juga dapat menekan anggaran biaya.

Dengan diterapkannya sistem e-governmernt yang sangat mudah diakses dan transparan dapat mengarahkan keadaan good and open government di Indonesia. Cita-cita good and open government di Indonesia hanya bisa terwujud apabila semua lapisan ikut berpartisipasi di dalamnya. Tak hanya pemerintah yang memfasilitasinya lewat e-government, namun kita sebagai masyarakat juga harus ikut berpartisipasi bekerja dan berperan aktif mendukung cita-cita ini.

Ditulis Oleh : Indah Krisdianti (160569201054)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: