TTG Ajang Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Tanjungpinang

Lihatkepri.com, Tanjungpinang – Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, MM, meresmikan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kota Tanjungpinang Tahun 2018, di Aula Bulang Linggi, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang, Kamis (26/4).

Gelaran lomba TTG di Kota Tanjungpinang ini, menjadi instrumen bagi masyarakat, pelajar, maupun mahasiswa untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat dan penyaluran ide-ide kreatif serta inovasi melalui berbagai temuan yang berbasis kearifan lokal.

“ TTG merupakan teknik atau cara ilmiah dalam menciptakan sesuatu yang dapat menghasilkan proses atau produk yang efesien, efektif, tepat guna dan berhasil guna dalam rangka mendukung penguatan pemberdayaan masyarakat “, ujar Penjabat Walikota, Raja Ariza, dalam sambutanya pada Pembukaan Lomba TTG Tingkat Kota Tanjungpinang.

Ia menambahkan, TTG bukan hanya sekadar lomba mendapat hadiah atau penghargaan, melainkan teknologi yang diciptakan bisa digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas, misalnya temuan mesin pompa air, mesin penggiling cabe, mesin kupas bawah. Nah, temuan-temuan tersebut harus disosialisasikan keudian dijual lagi ke masyarakat, sehingga pencipta teknologi dapat mengasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi, bila perlu gandeng pihak perusahaan untuk menjualnya, “ TTG yang sudah diciptakan harus berkembang, bisa digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat luas “, ucapnya memberi saran.

Untuk membantu menfasilitasi itu, lanjut Pj. Wali Kota, setiap Kabupaten/Kota ada Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek). Fungsi Posyantek itu sendiri, tidak hanya sebagai sumber informasi dan promosi terkait dengan TTG, melainkan dapat menjembatani sumber TTG dengan masyarakat pengguna TTG akan pentingnya penerapan teknologi tepat guna. Contohnya, Kelurahan menemukan mesin pompa air, lalu dijual ke Kecamatan dan Kelurahan lainnya.

Terlebih lagi, Provinsi Kepri khususnya Kota Tanjungpinang selalu menorah prestasi dalam bidang TTG di tingkat Nasional. Ini sebagai bukti bahwa pelajar, mahasiswa, kelompok, perorangan, maupun masyarakat mampu menciptakan TTG di daerah. Di samping itu, TTG juga membuka peluang bisnis bagi para pengusaha untuk berinvestasi mengembangkan TTG berbasis kearifan lokal yang telah diciptakan masyarakat. Karena itu, ia minta, dukungan dunia usaha sangat dibutuhkan dalam memproduksi alat TTG dengan harga yang dapat dijangkau masyarakat.

“ Alhamdulillah, sampai saat ini Tanjungpinang selalu meraih prestasi dalam bidang TTG di tingkat nasional. Untuk itu, saya memberi apresiasi kepada pelajar, mahasiswa maupun masyarakat yang telah membawa nama baik Kota Tanjungpinang Provinsi Kepri di kancah nasional “, ucapnya

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3PM) Kota Tanjungpinang, Dr. H. Ahmad Yani, MM,M.Kes mejelaskan gelaran lomba TTG tingkat Kota Tanjungpinang ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan ide-ide kreatif dan inovatif yang terdapat di masyaralat, baik dikalangan pelajar, akademisi, instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat luas, sehingga dapat memotivasi inovator-inovator kreatif guna menghasilkan produk inovasi teknologi tepat guna berbasis sumber daya lokal secara optimal, “ jelasnya

Lomba TTG yang mengusung tema “ Dengan Inovasi Teknologi Tepat Guna Kita Wujudkan Kreatifitas dan Kemandirian Masyarakat Dalam Pemanfaatan Sumber Daya Alam Lokal “ ini diikuti sebanyak 15 peserta TTG yang berasal pelajar, mahasiswa, dan masyarakat, terdiri dari SMA Negeri 1 Tanjungpinang satu alat TTG, SMA Negeri 2, dua alat TTG, SMKN 3, tiga alat TTG, Umrah dua alat TTG, Poltekes Kemenkes, lima alat TTG, dan masyarakat tiga alat TTG.

“ Peserta yang meraih juara I, II, dan III pada lomba TTG ini akan diikutkan ke ajang lomba Inovasi TTG tingkat Provinsi Kepri, dan juara I tingkat Kota Tanjungpinang akan diikutsertakan pada Gelar TTG Nasional XX tahun 2018 di Kota Denpasar Provinsi Bali “, terangnya.

Dikatakan Yani, tahun lalu Kota Tanjungpinang kembali mengukir prestasi juara III di tingkat Nasional dengan alat TTG Kompresor Silent. Di tingkat Provinsi Kepri pula, Kota Tanjungpinang mendapatkan dua juara sekaligus yaitu juara III dengan alat TTG Septik Apung dengan Media Bio Filter bagi masyarakat pesisir yang di inovator oleh Iwan Iskandar dan kawan-kawan, serta juara I alat TTG Kompresos Silent dengan inovator Ahmad Ari Saputra,” ungkapnya

Seusai membuka acara tersebut, Penjabat Wali Kota beserta jajaran Kepala OPD meninjau hasil teknologi dari para inovator, seperti inovasi sabun cuci piring batang ramah lingkunga, biodegradable plastic of musa acuminate linn’s peel, modifikasi bubble aerator dan serbuk gergaji, baterai air laut, pembuatan garam skala rumahan, pakan kepiting/ketam, dan destilasi two in one menggunakan tenaga surya, penyaring udara kompresor selam, penghasil gelembung udara, dan laiinya.

saat melihat alat TTG yang dipamerkan, Penjabat Wali Kota berdialog dengan para inovator sembari menyampaikan gagasan-gagasan yang kreatif untuk pengembangan produk TTG yang mereka ciptakan. (Sumber : Diskominfo Tanjungpinang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: