Tanjungpinang Kembali Diperhitungkan Kota Layak Anak

Lihatkepri.com, Tanjungpinang – Sebagai Kota yang menyandang Kota Layak Anak. Kota Tanjungpinang kembali diperhitungkan sebagai Kota yang nyaman dan amank bagi anak dan penyandang disabilitas. Jum’at (20/4), bertempat di Ruang Rapat Lantai III, Kantor Wali Kota, Senggarang.

Tim Verifikasi Kota Layak Anak Pusat melakukan verifikasi dan penilaian di Kota Tanjungpinang, dengan meninjau langsung wilayah Kota Tanjungpinang dan program pemerintah Kota Tanjungpinang terhadap perlindungan anak.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, MM menjelaskan sejumlah sarana dan prasarana kenyamanan anak dan penyandang diasabilitas, seperti pendidikan, kesehatan maupun perlindungan hukum. Disamping itu, masing-masing organisasi perangkat daerah juga telah melakukan inovasi dan koordinasi dalam mendukung Kota Tanjungpinang sebagai Kota Layak Anak.

Salah satunya, lanjutnya, mengenai pola pendidikan dan karakter anak di Kota Tanjungpinang. Sebagai Kota Layak Anak, pemerintah telah membangun ruang terbuka hijau yang dilengkapi dengan fasilitas bermain yang aman dan nyaman. Tak hanya itu, ada juga kelompok musik Tanjung Unggat, dan gawai seni. Wahana ini bisa menjadi edukasi rekreasi dan penyaluran bakat bagi mereka untuk mengekplorasi diri, berkreasi serta bereksperimen, ” terangnya

Selain itu, kata Penjabat Wali Kota, perlindungan terhadap anak apabila terjerat kasus hukum juga menjadi perhatian pemerintah, terutama untuk membina dan membimbing mereka melalui instansi terkait. Begitu pula setiap kegiatan edukasi, kita selalu melibatkan anak-anak.

” Untuk mewujudkan Tanjungpinang sebagai Kota Layak Anak, perlu ada inovasi, sinergitas maupun koordinasi dari semua unsur, baik OPD, stakeholder, maupun masyarakat “, ujarnya

Sementara itu, Kepala Bappelitbang Kota Tanjungpinang, Drs. Surjadi, MT mengatakan pihaknya sudah mewajibkan setiap OPD menyusun perencanaan penggaran melalui sistem e-planning mengintegrasikan hak-hak anak ke dalam pembangunan di Kota Tanjungpinang, ” katanya

Sejumlah OPD yang hadir pada verifikasi itu juga menerangkan terobosan dan inovasi yang telah dilakukan di Kota Tanjungpinang. Dinas pendidikan menjelaskan program wajib mengaji yang telah diterapkan disekolah sebelum pelajaran dimulai. Hasil dari program ini, siswa-siswi yang telah menamatkan baca Al-Qur’an, di khatamkan setiap Selasa dan Jum’at. Selain itu, Dinas Kepemudaan dan Olahraga melakukan inovasi dalam kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Ditambah lagi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam program akte kelahiran. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan penyedian ruang pendukung anak pemutaran film dokumenter dan fasilitas pendukung anak yang ada di museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah. Program anak gemar menabung melalui BPR keliling yang dilakukan oleh Bagian Ekonomi.

Di bidang Kesehatan pula, Puskesmas Batu X juga memberikan fasilitas yang memadai untuk anak dan ibu. Sistem antar jemput para pelajar yang akan berkunjung ke Perpustakaan Kota Tanjungpinang. Penyediaan transportasi memadai dan jalan yang aman bagi anak-anak oleh Dinas Perhubungan.

Dinas Lingkungan Hidup sendiri secara aktif menggalakkan program Sekolah Adiwiyata dan juga menggandeng anak-anak Pramuka untuk mengelola bank sampah. Hal ini semua sebagai wujud keseriusan dan komitmen pemerintah Kota Tanjungpinang untuk memenuhi hak-hak anak di Kota Tanjungpinang.

Tim Verifikasi Kementerian PPA, Hasnah Aziz, MM, M.Pd, menilai dari data awal anak di Kota Tanjungpinang, 96 persen anak sudah memiliki akte kelahiran. Tahapan penilaian Kota Layak Anak ini kita lakukan di 181 Kabupaten/Kota di Indonesia. Dari hasil verifikasi kami, Kota Tanjungpinang mengalami peningkatan nilai sebagai Kota Layak Anak, tentu ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami, karena sejumlah penilaian mengalami peningkatan, jika dibandingkan tahun lalu.

” Semoga Kota Tanjungpinang terus melakukan inovasi dalam pemenuhan hak-hak anak di Kota Tanjungpinang, sehingga nilai yang diperoleh terus meningkat “, harapnya.

Atas peningkatan nilai itu, Kota Tanjugpinang mendapat apresiasi dari Kementrian KPAI, Putu Helvina, ” saya apresiasi Kota Tanjungpinang yang sudah begitu serius menangani kepentingan anak di Kota Tanjungpinang. Apa lagi, dari dialog saya bersama anak-anak tadi, mereka mengaku nyaman, aman dan senang menjadi warga Tanjungpinang “, ungkapnya

Ia mengakui, selama ini pemerintah Tanjungpinang benar-benat komitmen melaksanakan program-program yang bersentuhan dengan ruang kreativitas bagi anak-anak, salah satunya Pemko telah memfasilitasi Forum Anak. Keberadaan forum anak ini sendiri, selain anak-anak memiliki tanggungjawab terhadap diri sendiri, mereka juga dapat membantu anak-anak lain, dengan begitu tidak ada diakriminasi dan perbedaan, termasuk anak-anak penyandang disabilitas.

” 2017 lalu, Tanjungpinang berhasil meraih penghargaan tingkat pratama, mudah-mudahan dapat meningkat ke madya “, ucapnya

Untuk informasi, saat ini Forum Anak Kota Tanjungpinang telah beranggotakan sebanyak 530 orang anak, mereka merupakan perwakilan dari setiap Kelurahan se – Kota Tanjungpinang. (Sumber : Diskominfo Tanjungpinang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: