Mau Lihat Sunset dan Rasi Bintang, Ayo ke Pulau Penyengat

Lihatkepri.com, Tanjungpinang – Wisata Pulau Penyengat, kini masyarakat yang berkunjung ke sana selain dimanjakan dengan wisata religi juga ada wisata yang tidak kalah cantiknya dengan daerah lainnya.

Pokdarwis Pulau Penyengat menyediakan beberapa objek Wisata Baru yaitu Wahana Kopi Pantai Peranginan, Pakaian Adat, Sepeda, Sport Selfie Wisata Mangrop dan masih banyak lainnya. Kehadiran 10 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Universitas Gajah Mada (UGM)  yang ada di Pulau Penyengat tentu akan menambah ide dan gagasan serta inovasi-inovasu dalam pengembangan wisata yang ada di sana.

“Hasilnya (Rasi Bintang) bagus dan gambarnya ada sama Faris (Koordinator KKN PPM UGM di Pulau Penyengat),” ujar Syiva.

Dari total keseluruhan Mahasiswa KKN PPM UGM ada 25 orang di Kota Tanjungpinang, namun karena ada 2 wilayah unit kerja maka dibagi menjadi 3 sub unit. Syiva menjelasakan bahwa 1 Unit di Pulau Penyengat dan 2 Unit lagi di Kampung Bugis.

“Untuk yang di Pulau Penyengat ada 10 orang dan 15 orang lagi ada di Kampung Bugis. Adapun Fokus untuk Sub 1 (Pulau Penyengat) yakni optimalisasi potensi wisata sedangkan untuk Sub 2 (Kampung Bugis) lebih kepada penataan ruang kawasan pesisir,” ujar Siva.

Sebelumnya untuk mengembangkan potensi wisata, Syiva menjelaskan bahwa Ia dan rekan-rekannya dibantu POKDARWIS Pulau Penyengat telah melaksanakan “BIG EVENT” bentuknya Deklarasi Penyengat. Sebenarnya hal ini untuk penyatuan komitmen masyarakat “Penyengat Kampung Kite, Penyengat Warisan Kite” itulah deklarasinya dan deklarasi ini ada di depan Dermaga.

“Dalam mewujudkan deklarasi ini, kami benar-benar sangat terbantu oleh tenaga Pokdarwis dan para pemuda-pemuda yang ada di Pulau Penyengat,” ujar Syiva kepada lihatkepri.com, Minggu (22/4/2018) di Balai Adat Pulau Penyengat.

Selain itu juga, Syiva mengatakan bawa pihaknya bersama rekan-rekan telah membuat Peta Pariwisata Pulau Penyengat dan melakukan plangisasi sastra dan pantun di Pulau Penyengat. Plang Pantun lebih kepada ajakan dan himbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan sedangkan untuk Plang Sastra lebih kepada Gurindam dan Syair yang ada di Balai Maklumat.

Silahkan Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: